Category Archives: Personal

Kisah 1001 Masjid: Masjid Jami’ Kramat Luar Batang

Masjid Kramat Luar Batang

Masjid Jami’ Kramat Luar Batang, Penjaringan – Jakarta, lebih dikenal pasar ikan.

 

Menurut bapak Yudho Sapmono, pengurus Masjid Jami’ Kramat Luar Batang (lebih sering tanpa kata Jami’), tak jarang jamaah yang ziarah ke masjid ini merasa belum ke Jakarta jika belum pernah ke Masjid Kramat Luar Batang.

Wajar, sebab masjid ini merupakan salah satu yang tertua di Jakarta. Dan karena sudah tua, pasti ada sejarah yang menarik untuk dikulik. Masjid ini tercatat sebagai salah satu cagar budaya kelas A, pemugarannya harus berdasarkan izin Gubernur.

Awalnya bernama An-Nur, hanya berupa surau yang dimaksudkan sebagai wadah penyebaran agama islam. Didirikan pertama kali pada tahun 1739 M, oleh Husein Bin Abu Bakar Alaydrus, berasal dari Yaman.

Nama Luar Batang bermula ketika sang ulama wafat dan hendak dimakamkan di daerah Tanah Abang namun jasadnya menghilang dari keranda dan ditemukan di rumahnya yang menyatu dengan komplek surau saat itu.

Seiring berjalannya waktu dilakukanlah pemugaran sebab daya tampung surau tak lagi memadai, apalagi masjid ini mulai banyak dikunjungi jamaah yang salah satu tujuannya untuk ziarah di makam sang ulama. Setiap pekannya tak kurang dari 1000 jamaah yang datang, sejauh ini kebanyakan berasal dari Madura.

Fasilitas Masjid: TPA, Madrasah: Ambulance

Fasilitas Masjid: TPA, Madrasah: Ambulance

Diakhir pembicaraan, bapak Yudho mengatakan, tidak akan makmur sebuah masjid jika tidak ada masyarakat disekelilingnya. Mungkin itu semacam firasat mengenai penggusuran pasar ikan yang dilakukan baru-baru ini.

Jumlah kata: 203

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid”

lombamenulis

Iklan

Indofest 2016: Registrasi Online Agar Tak Terjebak Antrian Panjang

Seiring menggeliatnya dunia pariwisata Indonesia, otomatis kebutuhan akan peralatan kegiatan outdoor dan pendukung lainnya semakin meningkat. Melihat animo masyarakat, khususnya anak muda ini maka digagaslah festival alat outdoor terbesar di Indonesia, yaitu Indonesia Outdoor Festival.

Berhubung festival ini ngga gratis, maka siap-siap aja meliuk dalam barisan antrian yang super panjang saat pembelian tiketnya. :mrgreen: Read the rest of this entry

IFW 2016, Saya dan Wardah Cosmetic

IFW 2016 wardah cosmetic

Masukkann keterangan 

Acaranya kemarin siang, tapi undangannya baru saya terima tadi malam. Huhhuuu

Terimakasih atas undangannya @wardahbeauty

 

Indonesia Fashion Week, merupakan perhelatan yang rutin dilakukan setiap tahun, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan – Jakarta.

Berdasarkan pengalaman bersama teman-teman dari @bloggercrony tahun lalu, dalam acara ini tidak hanya memamerkan fashion berupa aneka pakaian saja, tapi semua lini yang berhubungan dengan fashion. Ada aksesoris dan make up juga.

Di panggung utama biasanya digelar fashion show. Nah di luar juga ada mini stage, biasanya dipake untuk talkshow. Contohnya @wardahbeauty yang hari ini mengadakan Make Up Class (Bring Out The Colorful You). Sedangkan acara Beauty & Make Up Conference (Find Your Color Indentity) diadakan di Plenary Hall. Read the rest of this entry

SUSUNAN ACARA IBF 2016

image

Bagi pecinta buku, utamanya buku-buku islami, Islamic Book Fair pastinya sangat dinantikan. Karena tidak hanya harganya miring di bookfair semacam ini kesempatan mendapatkan buku yang mulai langka juga menjadi mungkin untuk diperoleh. Jangan sampai terlewat.
Ada juga berbagai talkshow dan lomba. Silah cek susunan acaranya. Read the rest of this entry

Acer Liquid Z320: Menjawab Kebutuhan Ponsel Aman

selektif-memilih-perangkat-600x318

Di era yang serba digital seperti saat ini, akses berbagai informasi dapat dilakukan dengan cara instan. Asal gadget terhubung dengan jaringan internet, maka jadilah.

Tentu ini merupakan sebuah kemajuan yang patut disyukuri. Sebab ada begitu banyak aktifitas atau berbagai keperluan menjadi menjadi lebih mudah, selain itu juga efisien waktu.

Namun apa jadinya jika semua kemudahan yang berarti kebebasan dalam mengakses berbagai fitur itu dilakukan anak-anak kita, sepupu atau anak tetangga? Read the rest of this entry

Brand Motor Tertua itu Kini Hadir di Indonesia

Royal Enfield 4

Royal Enfield, Brand motor tertua di dunia itu akhirnya membuka official office pertamanya di Indonesia, tepatnya di Jakarta, pada 14 Januari 2016 lalu.

Royal Enfield merupakan Brand motor tertua yang terus diproduksi secara kontinyu, Royal Enfield memproduksi motor pertamanya pada tahun 1901. Sebagai bagian dari eicher Motors Limited, Royal Enfield telah menciptakan segmen motor berkapasitas mesin menengah di India dengan motor klasik modernnya yang unik dan khas.

Read the rest of this entry

Elegi April

Selamat pagi, dan selamat datang padamu, May. Aku akan mencoba menerimamu, yahh.. Aku memang harus menerimamu, mau atau tidak. Harus! Sekuat apapun usahaku untuk menolakmu, itu tidak akan berhasil. Kau tahu dengan baik, sebab bumi ini berputar, waktu terus berjalan.

Dan inilah kita, berhadapan dan bersinggungan, akan berlangsung selama satu bulan. Bahkan tanpa sadar mungkin kita akan saling membutuhkan. Haha. Begitu banyak hal konyol di dunia ini. Kita akan saling membutuhkan, padahal awalnya hati dan pikiranku masih penuh oleh April. Hahaha.

Upsss… Aku tidak sedang menertawakanmu, santai saja.

Hmmm..?? Kenapa? Apa aku harus mengedipkan mata untuk merayumu dan membuatmu percaya?

“…”

Silahkan bermimpi!! Aku tidak akan pernah melakukan hal-hal memalukan sekaligus menjijikkan seperti itu hanya untuk memenangkan hati siapapun, termasuk kamu. Konyol.

Dengar, aku tidak keberatan padamu, tidak sama sekali. Aku hanya merasa kau datang terlalu cepat, aku belum siap. Jadi, jangan terlalu berkecil hati. Kita jajaki jalan ini perlahan.

Kamu percaya pada waktukan? Dia bisa merubah segalanya, membuat hal tak mungkin menjadi hal sepele baginya. Dia bisa melakukan hal-hal yang tak pernah kamu bayangkan. Bukankah dia hebat?

***

april (1)

April, puaskah kamu membuatku begini? Kau datang dan pergi sesukamu tapi aku tidak pernah bisa menghapusmu dari angan-angan ini, membayangi bagai hantu.

Jelas aku keberatan kau pergi karena ada banyak hal yang belum terselesaikan diantara kita. Bahkan aku ingin kau memberiku kesempatan jikapun itu hanya satu hari. Ya, satu hari. Setidaknya aku akan menyelesaikan semua tanggunganku. Tapi kini semua harapku sirna, kau melaju tanpa pernah mencoba mengimbangi keinginanku.

Bagaimanapun usahaku untuk membencimu tidak pernah ada hasilnya. Nyatanya aku selalu menantimu dengan tak sabar. Bahkan berharap Maret tak pernah ada. Dan jika aku bersikeras seperti itu, bukankah artinya aku menyalahi aturan? Akan ada tatanan yang tidak sesuai dengan apa yang telah dibakukan!!

Aku menggilaimu sedemikian rupa. Kalau dipikir apa bagusnya sih, kamu?

Setiap kamu datang justru akan menambahkan satu angka pada bilangan umurku. Sialan! Setiap kau datang aku akan semakin tua. Dan setiap kau datang, kau menohokku dengan sekumpulan tanya.

“Apa saja yang telah kau  lakukan? Di angka tersebut apa saja yang telah kau capai? Apa kau sudah menikah? Bagaimana anak-anakmu, mereka pasti akan terlihat lucu?” kau mengejekku dengan pertanyaan-pertanyaan sakral, yang tak pernah ingin kudengar dari siapapun. Tapi kau! Dengan lancang, menanyakannya dengan santai. Tanpa beban, benar-benar tak bisa mengertiku.

Sial!! Sialan!! Kenapa aku tak pernah bisa membalasmu, yang ada wajahku justru bersemu ungu, menunduk malu, lalu jemariku memintal ujung kemeja biruku. Persis anak yang baru menginjak masa remaja.

Ah sudahlah, April. Yang jelas kau telah berlalu sejak angka yang tertera pada jam dinding yang kaku karena kesendiriannya, menunjukkan angka 00:00. Kebersamaan kita telah usai. Dipisah paksa oleh sang waktu.

Lagi-lagi waktu. Aku benci dengan waktu yang dengan kejam mampu mengubah segalanya. Merampas semua hal berharga bagiku. Saking bencinya aku pada waktu, pernah terbersit harap semoga waktu tak lagi punya eksistensi.

Tapi apa yang terjadi jika waktu tak lagi ada? Aku pasti gila!  Sebab jika waktu tak lagi ada berarti kematian bagiku. Dan munafik jika kau kira aku siap untuk mati. Aku masih banyak hutang, masih banyak dosa yang belum terampuni, Ril. Itulah mengapa aku belum siap untuk mati.

Baiklah, malam tak lagi muda dan tak baik bicara tentang mati. Kecuali jika itu membuat kita memperbaiki diri dan menyiapkan bekal yang mumpuni. Aku mungkin bukan orang baik-baik, namun biar bagaimanapun, aku berharap mati dalam keadaan yang baik. Tidak salahkan jika aku berharap demikian?

Seseorang pernah bilang,
Bermimpilah, setidaknya kamu punya tujuan untuk dicapai. Setidaknya ada yang kau pelajari jikapun gagal.

Selamat tinggal April. Jika beruntung mungkin kita bisa bertemu kembali tahun depan. Dengan cerita yang berbeda, tentunya.

#Seseorang yang mengerti kwalitas belum tentu mampu menghasilkan karya yang berkwalitas-pasti

waf_April_Showers

%d blogger menyukai ini: