Category Archives: Kontes

Kenapa Blogdetik?

Beberapa waktu yang lalu iseng-iseng ngecek blog di blogdetik. Tapi rupannya flatform lokal kita yang satu ini sedang bermasalah, karena bukannya blog yang dituju yang tampil tapi pesan error seperti ini :

Too many post

Sejujurnya saya tidak terlalu faham dengan bandwitch atau apalah namanya itu. Tapi pasti itu penyebabnya. Sangat disayangkan sebenarnya, ketika banyak blogger yang mulai tertarik menggunakan flatform lokal malah harus menelan ludah dan berpikir berulang kali untuk benar-benar fokus di flatform yang satu ini.

Saya contohnya, sempat terpikir untuk mulai fokus ngeblog disini, tapi itu dia. Masih banyak yang harus diperbaiki oleh pihak yang bersangkutan.

Pertama, pastinya tentang bandwicth. Tapi saya yakin pihak blogdetik sendiri selalu berbenah mengusahakan yang terbaik.

Kedua, masalah thema yang tidak bisa diutak-atik, entahlah mungkin karena sayanya yang belum terlalu faham. Selain itu tidak ada tools follow memfollow. Oya buat yang belum tahu, saya rasa blogdetik hampir serupa dengan WordPress.

victory onion head

Lalu jika saya katakan blogdetik itu seru, apa alasannya?

Yang pasti karena blogdetik itu flatform lokal yang tentu saja siapa lagi yang bisa membuatnya berkembang kalau bukan blogger-blogger lokal. Selain itu, saya rasa blogdetik cukup ringan untuk dibuka pake hp setelah saya bandingkan dengan wordpress dan blogspot (ada yang bisa menjelaskan?)

Hal yang paling seru dan gokilnya adalah blogdetik ini SERING (catet gede-gede pake spidol, terus tempelin di jidat) ngadain acara kumpul-kumpul saudara-saudaraaaa, yang pastinya bakal rugi kalau sampai dilewatkan. Biasanyakan kalau acara kumpul-kumpul itu berdasarkan komunitas blogger, lha ini ngga, yang punya flatform sendiri yang ngadain.

Jadi, selain untuk mengasah kemampuan menulis kita, blogdetik menjembatani kita untuk memiliki teman maya yang kemudian diwujudkan menjadi nyata. Saya baru 2x ikutan acara kumpul-kumpulnya blogdetik merasa ketagihan, tapi seketagihan bagaimanapun tetap harus diseimbangkan dengan keadaankan.

Selama pertemuan pertama dan kedua itu saya masih malu-malu, terbukti karena orang yang saya ingat dari acara tersebut cuma mba anny sama mas karel. Mereka-mereka ini sesepuh diblogdetik, sesepuh tidak berarti harus tua-kan? :mrgreen:

Dan sekarang blog mba Anny, FIGHT NEVER ENDING sudah berusia 5 tahun. Salut banget bisa bertahan disini sejak awal hingga sekarang, ditengah godaan syetan yang terkutuk :mrgreen: , tetap bertahan meski jaringan blogdetik suka error, meski diluar sana masih banyak flatform yang lebih mumpuni.

Salah satu kutipan yang saya garis bawahi darinya adalah Kalaupun kita sedang posting dalam posisi menjadi Buzzer suatu Brand, kemaslah tulisan dengan elegan dan diselipkan tips bermanfaat atau opini membangun terhadap sisi kehidupan yang ada hubungannya dengan brand yang kita promosikan. Jadi, walaupun sedang nge-buzz tetap memberikan manfaat bagi pembaca.

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan blog kini sudah multifungsi, tidak hanya sebatas ajang curhat tapi ajang lomba. Iya, lomba untuk memperebutkan sejumlah uang dan gadget-gadget keren. Nah lhooo siapa juga yang ngga ngiler.

Tapi seperti yang mba anny katakan diatas, walaupun kita sedang ikut lomba-lomba semacam itu kita harus menyampaikan tulisan secara elegan sehingga tetap memberikan manfaat bagi pembaca, dengan begitu blog kita tetap bermakna.

Bicara tentang makna (value) dalam ngeblog, sangat berhubungan dengan yang namanya idealisme. Menurut yang tertulis di filsafat kompasiana, idealisme adalah suatu keyakinan atas suatu hal yang dianggap benar oleh individu yang bersangkutan dengan bersumber dari pengalaman, pendidikan, kultur budaya dan kebiasaan. Idealisme tumbuh secara perlahan dalam jiwa seseorang, dan termanifestasikan dalam bentuk perilaku, sikap, ide ataupun cara berpikir.

Dengan kata lain kita sebut saja idealisme itu adalah orisinalitas. Ini lho saya, saya yang saya tunjukkan dengan tulisan. Sehingga jika kita merasa tulisan-tulisan kita itu tidak berguna dan sampah, kita bisa mengukurnya dan melakukan perbaikan.

Konsisten, usahakan membuat postingan setiap bulan, bila perlu buat jadwal khusus. Perhari apa dan minimal berapa postingan. Dan konsistenlah dengan jadwal yang sudah kita buat.

Hal terpenting kalau jadi bagian blogger itu adalah blogwalking, tentu saja. Semua blogger juga mengakui manfaat blogwalking ria ini. Selain menambah teman dan wawasan blogwalking juga membantu blog kita eksis dimesin pencarian google.

Terakhir, ini juga pesan untuk saya pribadi. Lakukanlah dengan hati, sebab apapun yang dilakukan dengan hati akan menimbulkan kepuasan secara pribadi sehingga valuenya benar-benar terasa.


Resolusi – Lonceng Menuju Sukses

Bicara tentang resolusi, bagaimana tingkat keberhasilan resolusimu tahun ini? 2012 hampir berakhir kawan, sudah saatnya kita siapkan resolusi untuk tahun yang akan datang.

Kenapa harus bikin resolusi? Bukankah segala sesuatunya sudah diatur sama yang diatas? Jodoh, rejeki dan ajal sudah ada yang mengaturnya dan sudah dapat jatah masing-masing dari sang pencipta. Ngapain susah susah bikin catatan-catatan ngga penting seperti itu? Kurang kerjaan.

Hahah.. oke, segala sesuatu memang sudah ada yang ngatur tapi bukan berarti kita cuma nunggu tanpa usaha.

Masalah jodoh. Kita semua pasti berharap berjodoh dengan pribadi unggul. Dan biasanya pribadi unggul akan lebih memilih berpasangan dengan pribadi unggul juga. Jadi sebelum waktu yang telah dijanjikan itu datang, apa salahya jika kita membuat diri kita pantas, membuat diri kita menjadi pribadi unggul terlebih dahulu. Itulah kenapa urusan jodoh sebenarnya butuh usaha juga. Buatlah resolusimu agar jodohmu termasuk pribadi unggul 😉

Urusan rejeki. Semakin maksimal usaha yang dilakukan seseorang insya Allah semakin maksimal juga hasil yang diperolehnya. Dan jika kita tidak mau rejeki kita pas-pasan maka kita harus memaksimalkan segala usaha. Buat resolusi yang mengarahkan kita untuk memaksimalkan usaha tersebut – untuk hasil yang maksimal.

Ajal. Tidak ada satu orangpun yang tahu batas usia yang dihembuskan sang kuasa untuk kita. Yang perlu kita tahu bahwa ada dua jalan kematian, yaitu khusnul khatimah atau su’ul khatimah. Dan pastinya tidak ada satu orangpun yang memilih su’ul khatimah. Untuk mencapai khusnul khatimah, maaf, lagi-lagi harus saya katakan bahwa kita harus usaha. Buat resolusi agar ibadah kita semakin baik, agar bertemu denganNya dengan keadaan khusnul khatimah. Aamiin Allahumma Aamiin..

Saya tidak percaya jika gurauan di akhir tahun lalu saat Bunda mengunjungi kontarakan kami (saya dan mba) dalam rangka menghadiri upacara wisuda ku yang sebenarnya tertunda –heheh, jadi malu- mengenai kapan nikah ditanggapi serius oleh Bunda dan mba. Menjelang akhir tahun ini mereka menanyakan masalah itu. Saya cuma bisa nyengir. Itu hanya gurauan, yang sebenarnya ku sisipkan doa semoga terrealisasi. Tapi tahun ini sepertinya bukan saat yang tepat bagiku. Semua keadaan mengatakan tahun ini memang bukan saat yang tepat, terutama saya bahkan tidak punya bayangan siapa kelak yang akan jadi mempelai prianya. Yeahh.. mungkin bagi sebagian ini aib, tapi fine, saya belum pernah pacaran. Hahha 😛

Resolusi tahun 2012 yang lain adalah, berharap bisa menguasai photoshop dan mengulangi pelajaran tajwid. Kedua resolusi ini gagal. Tapi alhamdulillah masih ada resolusi yang tercapai. Dan secara sadar harus ku akui, saya harus lebih maksimal dalam mengerjakan dan memulai sesuatu. Semoga tahun depan bisa lebih baik dan terarah.

Oke kita tutup resolusi tahun ini, saatnya masuk ke resolusi tahun 2013.

1.Ikhlas beramal dan berbagi. Ilmu ikhlas adalah ilmu yang tidak pernah ada kata khatam. Ada saja hambatan yang menggoda tentang kebersediaan untuk berbagi. Makanya dua kata itu saya masukkan dalam resolusi tahun 2013, dan sepertinya akan tetap ada ditahun-tahun yang akan datang – kalau masih diberi umur.

2.Menerapkan budaya hidup sehat. Olahraga yang cukup, banyak makan buah dan sayuran. Dan yang paling penting bagaimana caranya membiasakan diri untuk banyak minum. “Minumlah bukan hanya karena kamu ingin tapi karena kamu BUTUH – air dalam tubuh”. Entah kenapa rasanya susah sekali membiasakan diri minum teratur. Dan ketika dipaksakan rasanya seperti sedang minum obat yang benar-benar tidak ingin kamu konsumsi, padahal jelas itu untuk kesehatan.

3. Nulis nulis dan nulis sampai ada yang dimuat dimedia minimal 5 tulisan. Oke, nulis juga termasuk resolusi tahun 2012, tapi jujur tidak maksimal. Dan baru akhir-akhir ini kembali menekuninya, ketika tahun sudah hampir berganti sehingga resolusi itu tidak tercapai. Semoga tahun depan tercapai. Cuma 5 lho, kan kebangetan banget kalau ngga tercapai (sedang memotivasi diri sendiri ceritanya^^)

4. Pulang minimal 3x untuk bertemu sang bidadari ayahku. Hadiah terindah baginya adalah kunjungan dari anak-anaknya yang kini merantau. Karena selama 5 tahun di jakarta saya hanya pulang waktu lebaran doang, maafkan anakmu ini Bunda..huhhu

5. Lebih semangat nge-kuis. Heheh. Salut aja sama teman-teman yang rajin nge-kuis dan akhirnya mereka banyak menangnya. See, segala sesuatu itu harus dilakukan dengan usaha maksimal.

6. Mulai usaha, harus berani memulai. Tahun ini saya cuma jadi banci kaleng.. errgghh. Tidak berani memulai, itulah kendala yang banyak menghadang para wirausawan pemula.

7. 11 12 13 nikah. Aamiin 😀

8. Kamera DSLR. Itulah kenapa menguasai Photoshop masuk resolusi tahun 2012. Ketika kamu tidak ingin kehilangan sebuah momen, maka abadikanlah dengan gambar, begitu kata orang-orang. Selain untuk mengabadikan berbagai moment, kamera itu ingin saya jadikan objek pendapatan tambahan juga.. heheh. Pengennya sih begitu, tapi apalah daya, hepengnya jauh dimata dekat dihati #ehhh xD

Resolusi memang hanya sebatas resolusi. Hasil akhirnya tetap atas kehendak dan izin dari sang kuasa. Tapi setidaknya resolusi membuat langkah kita kedepan menjadi terarah step by step. Pengingat agar kita tidak terlalu jauh meninggalkan jalur. Lonceng yang mengabarkan sebuah tujuan.

Selamat menyambut tahun baru 2013. Wish we all the best.

 ==
Saya mengenal mba Windi ya dari giveaway ini. Dan saya tahu giveway ini dari ila. Hai ila, sepertinya kamu harus tahu bahwa saya sering ngintip fb mu dengan harapan siapa tahu ada info lomba terbaru. Thanks ya.
Seperti yang saya sebutkan diatas, saya baru di “dunia” ini. Jadi rasanya sangat menyenangkan bisa menemukan komunitas yang sejalan, serah, setujuan dan sepemikiran. Saya lebih memilih lomba atau giveway semacam ini yang tidak mengharuskan kita “promo besar-besaran”. Bukan apa-apa, saya hanya merasa tidak enak kalau teman-teman ada yang ngga terima ketika kita pilih secara acak untuk ditandai di link promo-promo tersebut. Rasanya benar-benar tidak enak. Apa karena saya masih baru ya.? (Aduh maaf malah jadi curhat colongan) ^^. Wish you all the best mba. Salam kenal 😉

Ini Resolusiku, Share dong Resolusimu
giveawayku

%d blogger menyukai ini: