Category Archives: 30 Hari Nonstop Ngeblog

Mengenangmu – Ayah

ayah

“Mereka yang bahkan tidak ingat hari lahirmu, akankah mengingat hari matimu..??, Mereka yang tak pernah mendoakanmu dimasa hidupmu, akankah mereka kirim doa untukmu yang kini dalam keabadian?? ,dan bicara tentang ikhlas – aku sedang mencobanya, lagi dan lagi” [sepotong dialog dalam diam, mengenang dia yang telah hilang]

Senja menjelang, pada tanggal yang sama seperti hari ini berita itu serupa hantu yang membuatku hanya mampu terpaku. Ingin menyangkal dan tidak percaya, bahkan ingin rasanya menuntut Dia yang telah mengatur sandiwara kehidupan ini, betapa tidak adilnya skenario yang Dia tentukan untukku kali ini. Aku berdiam, mencoba berdamai meyakinkan diri bahwa semua baik-baik saja, tidak apa-apa, semua akan baik-baik saja, ini tidak buruk semua orang bahkan semua anak akan mengalami hal yang sama. Jangan bersedih, tak perlu kau khawatirkan masa depan kalian berlima sebab ada Dia yang akan mengurusi semua keperluan kalian. Sudahlah, doakan saja.

Setelah berdamai dengan keadaan satu-satunya hal yang aku ingin lakukan adalah belajar ikhlas, tapi siapa sangka ternyata ikhlas hanya mudah dikata, mudah dilidah, semua upaya rasanya percuma. Sebab hati masih bertanya, masih menyesal dan masih merasa salah.

Salahku, adalah tidak melihat wajahnya untuk yang terakhir kalinya. Sebuah kesalahan fatal yang membuat rasa sesal tak pernah surut hingga rasa ihklas rasanya enggan menyapa hati dan pikiran yang tak pernah bisa diajak kompromi ini.

Ingin rasanya mengulang waktu, akan kulawan ego yang mengusai pikiranku saat itu, harusnya aku pulang saja ketika libur semester, tapi berbagai alasan menahanku untuk tetap disini.

Puncaknya ketika kabar itu sampai ditelinga. Owhh tidak, ini pasti hanya mimpi. Bahkan ketika tubuh yang terbujur kaku terbungkus kain kafan itu selangkah didepanku, aku tidak berani melihatnya – itulah kesalahanku. Kesalahan yang membuat penyesalan tak pernah berakhir.

Bahkan hingga hari ini, aku masih menyesal.

Tidak hanya menyesal karena tidak bisa melihatnya untuk yang terakhir kali, tapi menyesal karena belum sempat menunjukkan bakti padanya. Belum sempat kubuat dia tersenyum bangga, belum sempat kubawakan cahaya dirumah itu.

Satu-satunya yang membuatku sedikit terhibur, petang itu setelah sholat magrib, aku menghabiskan waktu lebih banyak dari biasanya untuk memohon padaNya, bahkan tentang kematian. Setidaknya aku berharap doaku menyertai Ayah saat-saat terakhir dia melawan maut disela tidurnya sore itu.

Buat kalian yang orang tuanya masih lengkap, jangan sia-siakan waktu kalian. Berbuatlah yang terbaik untuk keduanya, sebab waktu takkan pernah terulang. 🙂

Semoga Allah/Tuhan, selalu melimpahkan kasih dan sayang yang tiada terkira kepada keduanya sebagaimana keduanya memberikan kasih sayangnya dikala kita kecil dulu hingga sekarang. Aamiin

===

Ayah dengarkanlah, aku ingin berjumpa, walau hanya dalam – mimpi

Allah, peluklah ia dalam rahman dan rahim Mu. Tempatkanlah ia disebaik-baik tempat disisiMu. Ampuni segala dosa dan khilafnya dan terimalah amal ibadahnya selama ini. Orang lain mungkin menilainya ayah yang buruk, tapi bagiku dan saudaraku, kau adalah ayah terbaik sejagad raya ini.

Miss you dad.. 😦

===
Re-post
@Salemba 25 Agustus 201318

Aku, Pantai dan Senja [Re-post]

pantai

Beberapa waktu yang lalu ada seorang teman yang bertanya, “kenapa kamu suka sekali dengan sunset dan pantai?”

Pertanyaan yang menurut saya waktu itu tidak perlu saya jawab, sebaliknya saya hanya bisa tersenyum simpul penuh makna.

Kenapa saya suka pantai? Karena pantai adalah kehidupan saya. Apakah itu sebuah jawaban? Ya, wakt itu bagiku itu bukan jawaban.

Tapi kalau penasaran biar saya jelaskan.

==

Apa yang kamu sukai mewakili siapa dirimu.

Kata-kata tersebut mungkin cocok untuk menggambarkan siapa saya atas apa yang saya sukai. Saya menyukai pantai karena ada begitu banyak kenangan yang bisa kuingat tentang pantai, terlebih karena saya lahir dan besar dipemukiman pesisir yang sejauh mata memandang kamu hanya bisa melihat pantai. Hamparan pasir putih dan ombak yang berkejar-kejaran. Dilain tempat kamu akan menemukan pantai berkarang tempat hewan laut berlindung dan melanjutkan hidupnya.

Karena keindahan pantainya, kota ini dijuluki Syurga yang tersembunyi oleh para turis mancanegara yang banyak menghabiskan waktu santainya, bahkan ada yang mencoba menetap, mengajak sanak saudara dan kenalannya untuk merasakan sensasi menerjang ombang yang gemulai sekaligus perkasa yang dimiliki kota ini. Sebuah potensi wisata yang terlalu sayang apabila disia-siakan [Lihat]

Hanya saja, satu hal yang saya takutkan apabila sudah terlalu banyak orang yang mengetahui tempat ini, justru kerusakan yang akan terjadi seperti halnya daerah yang telah dikembangkan diluaran sana. Atau keindahan yang asri tak bisa kami nikmati secara gratis lagi. Menggelikan, ketika keindahan yang selama ini bebas kau reguk tiba-tiba semuanya harus serba pake uang.

Jadi, dimanapun saya berada, ketika saya jauh dari kampung halaman, pantai akan mengingatkanku dan membuat perasaan ini lega, selega ketika ada dikampung halaman.

Disana, bersama pantai saya menunggu mentari yang masih malu-malu menunnjukkan dirinya. Sekedar berbagi ketenangan dan udara yang menentramkan. Melupakan sejenak segala beban yang rasanya sedemikian berat.

Jika kebetulan ada teman yang melakukan aktifitas yang sama, kami akan bermain bersama. Kejar-kejaran dengan ombak, berlagak hebat menantang ombak, membuat benteng raksasa dari pasir atau membuat replika candi-candi super peninggalan nenek moyang negeri ini.

Dan disana pula, bersama pantai, kami mengantar mentari ke peraduannya.Menikmati jingga yang merona, sesekali menghempaskan kaki memecah ombak yang berkejaran.

sea-2

Lalu mengapa saya begitu menyukai perpaduan senja dan pantai?

Karena senja dan pantai menyuguhkan keteduhan, kelembutan, kedamaian dan harapan.

Harapan tentang hari esok yang semoga lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Tak ada obat yang lebih ampuh untuk mengobati rasa kalah selain harapan.

Melalui senja kutitip rindu pada mereka yang entah, sebuah rindu yang tak bisa kuurai dalam kata sebab aku tak pandai beretorika. Cukup senja yang tahu. 🙂

[Salemba, 20 Agt 2013]

Keindahan : Perpaduan Sadis Dan Moment [Re-post]

Keindahahan itu perpaduan antara sadis dan moment. Agar tidak salah faham, disini yang saya maksud adalah keindahan dalam suatu seni – photo.

Photography itu seni. Bagaimana menggunakan alat-alat photography dengan benar, membidik objek yang pas, juga moment.

Moment akan semakin bagus ketika digabungkan dengan sadis.

Contoh pemandangan dari photo ini :

tembaga-pura

Kawah tambang di Tembagapura, Papua, Indonesia || Taken with Sony Ericsson Xperia X10 Photo by Fikri Prahutomo Adanto

Kawah tambang, untuk bisa sampai disini tentu butuh moment, dalam hal ini waktu yang tepat untuk bisa sampai kesana. Bagian sadis dari photo ini adalah objek itu sendiri. Perhatikan, itu tanah kita, tanah saudara kita di Papua. Bertahun-tahun digerayangi dan eksploitasi tapi tidak memiliki dampak yang signifikan bagi kemajuan daerah paling timur indonesia ini. Masyarakatnya masih banyak yang tertinggal. Bukankah itu sadis?

Kekayaan itu milik mereka, tanah itu milik mereka, tapi kesejahteraan tak pernah jadi milik mereka. Bukankah itu sadis.

Lalu, lihatlah. Kombinasi yang sedemikian rupa yang menghasilkan pemandangan menakjubkan, itu adalah bentuk kesadisan manusia terhadap alam. Entah sudah seberapa jauh perut bumi digerayangi sedemikian rupa. Dan tunggulah dampak alamnya akan segera datang. Bukankah itu sadis.

Dan yang pertama kali kena dampak keganasan atas reaksi perut bumi atas kesadisan itu tentu saja masyarakat sekitar, pasti bukan bos besar dan para cukongnya si frefort. Bukankah itu sadis.

Sedemikian sadisnya kehidupan yang dipertaruhkan disana, disamping gambar yang menakjubkan ini.

Kecamatan Tembaga Pura yaitu kecamatan yang terletak di Kabupaten Mimikan, Papua, Indonesia. Yaitu tambang tersebut adalah tambang Ertsberg (tambang tembaga) di Gunung Ertsberg dan tambang Grasbergdi Gunung Grasberg yang pada dasarnya tambang cadangan tembaga terbesar ketiga di dunia dan cadangan emas terbesar di dunia. PT. Freeport Indonesia adalah kuasa penambangan dalam mengoperasikan dua tambang ini. Daerah ini terletak pada ketinggian 2.000 meter diatas permukaan laut atau 6.600 kaki di Mile 68 di jalan Freport.

Sadis, tambang grasberg konon katanya salah satu lubang terbesar dan terdalam yang pernah dibuat manusia. Benar-benar sadis.

Oke mungkin banyak orang pesimis yang bilang “tidak usah banyak bicara jika kamu sendiri tidak bisa memberi solusi”. Hei teman, Pada dasarnya kritik yang kita suarakan merupakan bentuk lain dari solusi itu sendiri. Dengan kritik mungkin kesadaran para petinggi negara ini tergugah bahwa keputusan mereka salah. Mentang-mentang wakil rakyat, mereka membuat keputusan tanpa melibatkan rakyat itu sendiri, tanpa peduli apakah itu punya dampak yang baik bagi masyarakat di sekitarnya.

Saya hanya tidak habis pikir. Seseorang yang maju kedepan, mencalonkan diri untuk menjadi wakil rakyat adalah mereka yang merasa memiliki kemampuan untuk mengemban amanat untuk kemajuan bersama. Tapi ketika keputusan yang mereka hasilkan tidak berpihak pada masyarakat, mereka hanya berdalih Loe kate gampang jadi wakil rakyat, Loe kate memperbaiki sistem yang kacau dalam lembaga itu semudah membalik tangan?!

Laaahh.. Kan mereka sendiri yang bilang mampu dan sanggup, makanya rakyat memilih mereka. Terus jika ada yang tidak beres mereka hanya bisa berdalih semua untuk keperluan rakyat. Keperluan untuk rakyat mana?

Bukankah mereka itu ngakunya orang pintar dan banyak wawasan. Pasti mereka mengerti benar dampak buruk eksploitasi besar-besaran ini. Melukai bumi pertiwi sampai kerak terbawahnya dan masyarakat sekitar justru tersingkir tanpa imbalan yang memadai.

Katanya untuk kepentingan rakyat, ada sejumlah materi yang dapat membantu pembangunan dan pengembangan daerah, tapi mana..?? Tidak ada bukti nyata. Mungkin benar ada sejumlah materi, tapi tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, masuk kantong pribadi. Haha.. Mudah ditebak. Sadis.

Dan membicarakan kesadisan wakil-wakil rakyat di bumi pertiwi ini sungguh sudah sampai pada tahap yang memuakkan.

Hari ini tepat 68 tahun kedaulatan Negara Indonesia, bebas dari perbudakan dan penjajahan. Tapi rupanya kita telah dijajah oleh bangsanya sendiri, dengan berbagai kebijakan yang hanya mementingkan pihak tertentu. Bahwa merdeka yang sebenarnya belum merambah kalangan bawah.

Namun, tentu tidak ada salahnya jika kita terus berharap. Semoga negara yang kaya ini, melimpahkan kemakmuran secara merata untuk rakyatnya.

[Salemba, 17 Agustus 2013]

Please Come Back Home

cinta-ibu

Sampai tadi malam, seblelum saya memejamkan mata walau hanya sejenak, lalu bangun dan berkegiatan seperti biasanya – sampai tadi malam saya masih teguh berpendirian bahwa ikut test CPNS itu percuma. Buang buang waktu, buang uang, buang tenaga. Sebab percuma saja, karena bahkan sebelum ujian saringan saja orang-orang yang diterima sudah ditentukan lalu untuk apa capek -capek ikut test??!!!

Menjelang perhelatan yang katakan saja ini merupakan perhelatan akbar, penerimaan pegawai secara nasional dan digaji oleh pemerintah, anak bangsa berduyunan mencari celah menciptakan peluang.

Namun sayangnya, ada saja oknum yang merusak harmoninya. Main belakang, suap menyuaplah.

Entah mau jadi apa negeri ini, jika pegawai yang digajinya adalah orang-orang culas yang menghalalkan segala cara. Bagaimana mungkin negeri ini bisa maju, jika niat awal para pegawainya adalah tentang uang dan kedudukan. Mencari cara agar uang pangkal yang mereka keluarkan segera kembali, agar sawah dan ladang yang digadai bisa segera ditebus.

Ada yang heran..?? Kemana saja bung..!! Praktek semacam ini sudah mengakar mendarah daging dinegeri tercinta ini. 😛

Makanya percuma ikut ikut test CPNS atau instansi-instansi kepemerintahan dan semacamnya, percuma karena kamu hanya bisa jadi korban keculasan mereka.

==

Ituuuu, sampai tadi malam saya masih berpikiran seperti itu.

Tapi menjelang pagi, saat kegiatan sudah dimulai, angin segar itu sayup-sayup menghangatkan hati. Tadi pagi iseng-iseng ngeliatin formasi penerimaan CPNS daerah saya. Di Kabupaten daerah asal saya membutuhkan formasi CPNS yang lumayan banyak, dan diantara formasi yang disediakan, ada salah satu posisi yang membuat saya benar-benar ingin mencoba test CPNS kali ini, percobaan yang pertama kalau jadi. :mrgreen:

Sekembali dari libur lebaran kemarin saya selalu dibayang bayangi wajah sedih nan kecewanya Ibu. Entahlah, hanya saja saya merasa seperti anak yang paling jahat sedunia. Wajah sedih berbalut kecewa itu benar benar tak mau menyingkir dari pikiran.

“Nak, pulanglah ke rumah. Temani Ibu yang sudah mulai tua ini. Kakak kakakmu tidak bisa diharapkan. Ibu tahu mereka juga menyayangi Ibu, tapi rasa sayang dan bentuk perhatian seorang anak perempuan tentu berbeda dengan anak lelaki, dan Ibu ingin kamu yang menemani Ibu,”

begitulah pintanya setiap kali ada kesempatan. Setiap kali pulang sangat jelas keberatan Ibu waktu melepas kembali.

Dan menjelang lebaran kemarin saya benar-benar yakin akan, saya akan mencoba untuk mencari jalan agar saya bisa memenuhi permintaan Ibu. Tapi dari beberapa rencana yang sudah ada justru menemui jalan buntu, kekecewaan dan pesimis menguasai hati dan pikiran karena rupanya praktek-praktek semacam itu telah menjadi juragan disana. Padahal saya sudah membuat Ibu begitu senang dengan rencana tersebut, dia benar benar senang dan bersemangat.

Namun setelah mendengar keputusanku untuk kembali saja ke Jakarta, Ibu benar benar kecewa, matanya nanar dan senyumnya redup.

What the, bisakah saya melupakan wajah lelah yang diselimuti harapan dan kekecewaan itu. Saya tidak bisa. 😦

Karena dorongan itulah saya ingin mencoba. Selain itu, setelah dipikir-pikir, perjalanan ini tidak akan pernah ada akhirnya jika kita tidak memiliki tempat berhinggap yang mumpuni, tidak akan pernah ada akhirnya, tidak akan pernah ada kata cukup. Saya ingin mengakhiri petualangan ini.

Maka jika rasa puas terhadap materi tidak bisa terpuaskan, ada jalan yang lebih indah untuk memuaskannya, yaitu berbagi, mengabdi dan berbakti.

Dan saya yakin Allah tidak pernah tidur, Dia akan memberikan yang terbaik bagi hambanya yang berusaha, yang memiliki niat baik, yang bersungguh-sungguh. Selama kita masih percaya dengan usaha dan kerja keras serta Tuhan, maka tidak ada yang mustahil, dan jikapun gagal, kegagalan itu bukanlah hal yang percuma.

Please comeback home, suara lembut penuh harap itu selalu terngiang.

Untuk mengikuti seleksi CPNS tentu ada berkas-berkas yang harus disiapkan, artinya dalam beberapa hari saya harus pulang – lagi. Entah bagaimana kelanjutan tantangan Saya pribadi berharap bisa bertahan sampai akhir walau harus posting via Hp. Bolehkan min..?? mungkin nanti saya tidak tahu berapa karekter yang saya posting, heheh. dan mungkin tanpa gambar pula. Tapi yang penting saya ingin bertahan sampai kahir 😉

==
Pengumuman hasil seleksi diundur, tadinya saya kira pengumumannya awal Desember, eh ternyata di pertengahan bula, eeehhh diundur lagi jadi akhir bulan. Mudah-mudahan sih ngga diundur lagi.
===

Re-post
@Salemba – September 2013

Tapping Spesial Bersama Noah

Apa yang pertama kali terpikir dibenak kalian waktu pertama kali dengar nama Noah?

Yang pasti Piterpan, lalu Ariel. Dan kalau sudah bicara tentang Ariel, kemudian akan muncul sosok lain yaitu Luna Maya dan Cut Tari. Xoxoxo :mrgreen:

Oke, mari kita lupakan sejenak masalah ini dan itu karena sekarang kita mau bicara tentang konser.

Hari ini beruntung banget bisa dateng diacara yang special dihari spesial Noah Band. Hari ini diadakan tapping Harmoni SCTV spesial “1 TAHUN NOAH BERKARYA”

1 tahun Noah berkarya, 1 tahun Ariel dan kawan-kawannya berlabuh bersama Noah.

Dan pergantian nama terbukti tidak memperngaruhi musikalitas yang dimiliki oleh Ariel. Karena toh tidak peduli memakai nama apa, mereka tetap bisa berkarya dan eksis. Nama dan tampang bukanlah jaminan sebuah ketenaran, sebab didunia hiburan hanya mereka yang punya kemampuanlah yang bisa bertahan.

Acara diadakan oleh salah satu televisi swasta ternama kita yaitu SCTV, bertempat di Gedung Arsip yang terletak di daerah Jakarta Barat.

Kenapa saya bisa nyusup masuk? Padahal saya bukan orang istimewa yang punya banyak kenalan yang mau saja ngasih undangan khususu untuk acara khusus ini? Silahkan tanyakan pada rumput yang bergoyang.. wkwk

Yang jelas, alasan saya mau meluangkan waktu untuk acara ini karena jarak kantor dan gedung arsip tidak terlalu jauh, jalan kaki juga nyampe.

Dan hanya orang-orang yang memegang kartu undanganlah yang bisa masuk, undangan juga sangat terbatas, hanya ada 750 kartu undangan.

Dengan dress code formal, saya merasa seperti sedang terdampar dinegeri antah berantah. Dikeliling manusia-manusia kece, wangi dan berkelas. Haha 😛

Pada dasarnya saya bukanlah ciri orang yang suka teriak histeris ketika bertemu dengan artis, biasa saja, mereka juga manusia biasa. Namun berhubung ngeliat Band sekelas Noah, apa mau dikata saya ikut terpesona.

Hal pertama yang saya pikirkan ketika ngeliat si Ariel ini,hhhmm…

Dia memang punya pesona, daya tarik yang bisa membuat lawan jenisnya bertekuk lutut. I dont know.. tapi itulah yang pertama kali terbersit dalam otak ini waktu liat dia berdiri didepan mata dengan setelan jas hitamnya. Menarik..

Satu lagi orang yang diluar prediksi adalah salah satu basisnya yaitu mas lukman. Saya ngga terlalu yakin awalnya bahwa itu dia, karena jujur saja dia terlihat lebih cakep dibanding photo, video atau diberbagai acara yang mereka hadiri di TV.

Oya tadi ada Annisa Pohan. Aslinya sumpah cantik banget. Body-nya aduhai walaupun sudah punya anak. Beruntung sekali pak SBY punya menantu secantik dan sepintar dia. :mrgreen:

Diluar negeri, biasanya kerabat-kerabat pemimpin apalagi sekelas menantu presiden kalau sedang keluar mestinya ada pengawalkan ya? Tapi tadi kok sepertinya tidak ada pengawal disana, atau mungkin mereka sembunyi dan tidak menunjukkan identitasnya, membaur dengan undangan lainnya – mungkin

Agak wajar kalau saya bicara tentang kawal-mengawal, karena akhir-akhir ini banyak sekali kasus-kasus tidak masuk akal semacam penembakan dan penculikan.

Selain itu beruntung bisa liat Oma Titik Puspa. Aslinya beliau memang masih terlihat segar dan sehat. Kira-kira apa ya rahasianya. Ada yang tauuu..??? 😀

Ada si mungil nan cantik Gita Gutawa. Asli saya sempat terpesona, tak kira siapaaaa.. atau bidadari mana yang nyasar sampai gedung arsip ini..

Harmoni SCTV spesial “1 TAHUN NOAH BERKARYA” rencananya akan ditayangkan di SCTV pada hari Senin, 30 September 2013 pkl 21.30 wib malam di SCTV.

Jangan sampai ngga nonton yeeeee… kali aja ada saya.. wkwk


No Pict = Hoax

Saya penganut faham tersebut. Tapi berhubung waktu yang mepet, saya ngga sempat masukin photo, ntar sok deh dikasih photonya ^_^

Cobalah, Maka Kamu Akan Tahu Hasilnya

Mencoba bersabar, jika pagi tidak bisa dibuka, mungkin siang bisa, baiklah nanti siang kita coba lagi

Lalu siangpun datang tapi portal masih belum bisa dibuka, oke mungkin nanti sore atau nanti malam sudah oke – baiklah kita coba lagi nanti.

Dan sorepun menjelang – hingga malam membujuk ke peraduan, portal masih belum bisa dibuka. Sekarang sudah tengah malam, portal masih belum dibuka…

Hahhaa..

Rupanya banyak sekali peminat yang ingin berebut 400 kursi CPNS di kota kami. Sejak pendaftaran resmi dibuka kemarin, saya masih belum bisa membuka web penerimaan CPNSD Kab. Pesisir Selatan Lampung. Sebenarnya saya tidak begitu yakin penyebab server crash ini, apakah karena memang saking banyaknya pengunjung atau memang bandwidhnya yang tidak memadai, maklum kabupaten baru, pemerintahan daerah baru, jadi masih belum punya back up tekhnisi yang cukup mumpuni. Tapiii.. emang ngaruh ya..?? Apakah hal semacam ini tidak diurus oleh pusat #serius, beneran nanya. Kalau ada yang tahu tolong dijawab yaaa 😀

pss-barat-kab

Apapun itu, semoga putra-putri terbaiklah yang mendapatkannya, berkesempatan membangun daerahnya dengan semangat pengabdian. Mereka yang memang telah berusaha secara maksimal, mereka yang tak putus berdoa dan melambungkan mimpi dan harapannya. Bukan mereka yang menganggap ujian saringan ini sebagai hal yang biasa-bisa saja, menganggap enteng dan masa bodoh, karena mereka merasa sanggup membayar sejumlah nominal yang tidak masuk akal.

Nominal yang akan menghargai hidup dan matinya.

Bagaimana mungkin mereka mengahargai hidup dan matinya dengan sejumlah nominal. :O

Jadi buat kalian yang berpikir dan merasa punya uang lebih, jangan coba-coba menggunakan uangmu untuk membeli kursi.

Gak tau malu!!, Eiittsss kalian tak perlu malu sama saya, tapi malulah pada diri sendiri dan pastinya Tuhanmu..!!

Sekali kamu melakukannya, maka seumur hidupmu selama sisa umurmu, kamu sebenarnya makan uang haram. HAAARRRAAAAMMM.. anak istri dan cucumu yang tidak tahu apa-apapun ikut ketiban sial makan uang haraaaaamm. Kan kasian mereka ngga tau apa-apa.

Malu sama tuhaaan, sebab suatu saat itu juga harus kamu pertanggungjawabkan.

Maka dari itu, mulai sekarang pikir baik-baik, hidup baik-baik dari rizki baik-baik atau membaiarkan diri tercebur dalam kehidupan yang hina, setidaknya kamu akan selalu hina di mata Tuhanmu.

Memang sulit, karena rasanya praktek semacam ini telah mendarah daging dalam hampir setiap instansi dan sebagian dari kita mungkin sangat muak dengan praktek kotor ini, benar-benar kotor dan menjijikkan. Lalu jika kita tidak menyukai praktek kotor ini, maka tidak seharusnya kita ikut-ikutan. Percaya dirilah. Selagi kita percaya pada kekuatan doa, harapan serta usaha dan kerja keras, maka mudah-mudahan kita bisa mencapai apa yang kita cita-citakan tanpa harus mengotorinya dengan aksi suap-suapan, salam tempel dan semacamnya.

Jikapun apa yang telah kita usahakan masih belum menunjukkan hasil yang maksimal, setidaknya kita tidak benar-benar melakukan hal yang percuma. Karena dari kesungguh-sunggahan itu kita tetap mendapat hikmah, sebagai bekal untuk langkah-langkah selanjutnya.

Jadi para pemburu kursi, para pengejar mimpi, putra-putri bangsa, berjuanglah secara terhormat, ciptakanlah peluangmu.

Jawaban tidak akan pernah kita peroleh jika kita tidak pernah mencoba menemukannya sendiri. Bagaimana bisa kita berpikir kita tidak mungkin berhasil sedangkan mencoba saja kita tidak pernah. Maka cobalah, maka kamu akan tahu hasilnya

Good luck 😉

Walau Jenuh

Mentok

Ketika tidak ada yang bisa disampaikan apa yang harus dilakukan??

Hahhaa :mrgreen:

Jujur saja, saya udah mentok. Udah ngga tau mau bikin tulisan tentang apa..hihhii

jenuh

Oke mari kita bicara tentang kejenuhan.

Bukankah melakukan apa yang tidak disukai itu mengundang kejuhan yang luar biasa? Saya tidak bicara tentang jenuh nge-blog. Karena justru nge-blog itu bagi saya merupakan pengobat jenuh yang paling luar biasa, menjadi teman sejati pengurai stress yang paling ampuh.

Jenuh yang saya maksud adalah, ketika kita tidak menyukai apa yang kita lakukan, namun karena satu dan lain hal kita mencoba untuk bertahan. Sebut saja tentang pekerjaan.

Kerja juga kan seharusnya berdasarkan bakat dan minat. Ini penting, agar kita bisa all out dalam bekerja. Bukan berarti kalau tidak sesuai bakat dan minat kita tidak all out, tapi ini beda, rasanya beda lhooo..

Kalaupun kita melakukannya secara all out, tetap saja hasilnya tidak maksimal, terutama ada yang ngeganjel di hati. Dan karena kita hanya mencoba untuk bertahan maka tingkat kejenuhannya juga akan berdampak luar biasa. Malas berangkat kerja, paling anti ngomongin soal kerjaan kalau udah diluar jam kerja. Selesai jam kerja artinya tutup buku, besok baru boleh dibuka lagi.

Agak jahat? Ya mau gimana lagi, namanya ngga sesuai bakat dan minat mau bagaimana.

Satu-satunya solusi adalah segera tinggalkan pekerjaan itu dan carilah yang sesuai bakat dan minat kita. Tapi masalahnya cari kerja itu tidak segampang membalikkan telapak tangan bos! Lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja yang ada. Jadi tidak heran kalau ada yang melepas idealisme, bakat dan minat atau apalah namanya itu. Yang penting dapat kerja, bisa cari makan sendiri dan tidak nadah dari orang tua lagi.

Umur segini masih nadah sama orang tua? Bukan masalah malu atau tidak, yang jelas tidak sepatutnya seperti itu. Umur segini seharusnya justru kita yang udah mulai bisa ngasih buat orang tua. Sekecil apapun yang bisa kita kasih ke orang tua itu sangat berarti bagi m ereka. Setidaknya mereka akan merasa telah berhasil membesarkan anak-anak-nya, mereka telah berhasil memberikan bekal yang cukup mumpuni untuk anaknya memasuki kehidupannya sendiri.

Kembali ke masalah jenuh. Ketika kita sudah sepakat dengan perusahaan yang memperkerjakan kita, satu hal yang pasti harus kita lakukan adalah bertanggung jawab terhadap pekerjaan itu. Lari dari tanggung jawab dengan alasan jenuh bukanlah sebuah solusi, karena dengan meninggalkan tanggungjawab maka kita akan menimbulkan masalah baru. Kalau mau berhenti maka lakukanlah secara baik-baik setelah kewajiban kita selesai dan tidak meninggalkan masalah. Bertanggungjawablah hingga akhir walaupun kejenuhan sudah sampai ke ubun-ubun, mengusai akal, hati dan pikiran.

Setelah itu mari kita re-sign berjamaah.. hahhaaa….

gakkk gakkk gakk gak kuuuaattt… aku gakkk kuaatt..

help onion head

%d blogger menyukai ini: