Senyum Pake Mata

Selamat malam semesta, aku hadir dan akan tetap ada meski keberadaanku seperti tak ada. Mencoba merangkai mimpi pada keberadaan yang sementara. Entah akan bertepi dimana, aku tak peduli. Tunggu!! Benarkah aku tidak peduli??

Omong kosong!!untuk apa kau bermimpi jika benar tidak peduli, dasar anak manusia..

Tettt… Kembali ke kata HADIR dan ADA.

Seneng ngga sih kalau kehadiran kita dianggap ada oleh orang-orang disekeliling? Seneng dooong yaa..
Tapi rupanya dianggap “ada” oleh sekeliling itu caranya teramat gampang, cukup dengan menyebarkan senyuman.

Tadi disepanjang perjalan pulang kerja, saya asyik mikirin tentang senyum. Lalu mencoba berkaca dan tersenyum pada diri sendiri. Aaiih manisnya senyumanku mengalahkan manisnya madu.#Hahhaa – sorry-sorry ye buat yang ngga terima..:mrgreen:

images

Namun rupanya ada yang bisa membuat senyum itu semakin manis yaitu senyum yang pake mata. Laaahhh kok iso mata tersenyum??
Gampang!! Maksud saya itu pas kita senyum binar matanya juga diajak senyum biar senyumnya makin hidup.

Jadi pas senyum ngga cuma bibir saja yang berinteraksi tapi juga mata. Kabar baiknya mata merupakan jendela hati, sehingga ketulusan kita untuk berbagi “kehangatan” dengan sesama bisa terbaca jelas. Kehangatan yang didapat dari ketulusan hati untuk berbagi.

Jadi mari jadikan diri kita ada untuk orang-orang disekeliling kita dengan berbagi hangatnya senyuman. Tapi awas senyumnya jangan sambil merem, mentang-mentang dibilangin senyum pake mata jadinya malah nyungsep. Yah kalaupun nyungsep toh bisa bangun sendiri, kan..?😀

Oya, menyinggung postingan saya kemarin mengenai One Day One Juz atau yang biasa disingkat #ODOJ.

@onedayonejuz akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan, tidak hanya sampai disitu – rupanya banyak yang mengamal(?)kannya. Tentu saja ini kabar baik, terobosan positif dan bermanfaat.
Pamornya juga positif, karena beberapa artis juga ikut meramaikan ODOJ sehingga para penggemarnya juga bisa IKUTAN, berupaya sekuat tenaga khatam 1 juz dalam 1 hari.

Katakanlah mereka hanya ikut-ikutan, tetap jauh lebih baik daripada mereka (kita) membuang-buang waktu dengan hal-hal mubazir tidak berguna. Setidaknya 1 jam waktu misuh-misuh mereka (kita) di sosial media tergantikan dengan mengaji.
Yang semoga dengan demikian perlahan menyentuh hati terdalam mereka (kita) untuk benar-benar mendalami dan mengilmui apa yang dibaca – semoga.

Awalnya saya kira ini hanya semacam ajakan untuk ngaji sehari 1 juz. Jadi siapa yang tertarik silahkan dibaca, ternyata sistemnya jauh dari apa yang saya bayangkan.

Saya sendiri sih tidak mengacu pada aturan dan sistem-sistem yang mereka terapkan. Ada keingingan untuk membaca,memperbanyak, dan rutin perhari itu sudah cukup. Ternyata rupanya ada sebuah mekanisme dalam program #ODOJ ini yang secara tidak sengaja saya lihat di beranda facebook – tepatnya FP Oki Setiana Dewi. Dimana peserta yang ingin ikut #ODOJ disuruh daftar ke nomor-nomor tertentu. Mungkin maksudnya supaya mereka yang mengorganisir bisa memantau perkembangan dari para peserta, sudah sampai mana dan apa kendalanya… #mungkin😀

Apapun itu, menurut saya pribadi ini merupakan terobosan yang baik. Agar masyarakat lebih rajin mengaji.

Cerita :
Salah seorang pengisi pengajian pas pergantian tahun kamarin bercerita, dalam perjalanannya ke luar kota dia menemukan seorang pramuniaga yang sedang asyik membaca al-quran sembari menunggu pendaratan. Setelah ngobrol ini-itu, rupanya si pemuda mengikuti ODOJ – ini patut ditiru. mengisi waktu luang dengan yang bermanfaat.
Ada juga yang menyempatkan diri membaca pas lampu merah.. Ini agak bahaya bro. Bagaimanapun kita harus tahu tempat dan kondisi.

#Akhir kata, selamat datang harapan..😉

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 2 Januari 2014, in Catatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: