Muhasabah Cinta diakhir Tahun

aden-18

Dalam sebuah pergantian apa yang seharusnya kita lakukan?
Sebuah perayaan?
Hura-hura..??

Jawabannya adalah Muhasabah, telah sejauh mana kebaikan dan rasa syukur kita lewati selam 1 tahun ini. [Jujur, saya tidak pernah berniat menggurui, jikapun ada niat menggurui, itu adalah diri saya sendiri. Saya yang merasa masih teramat jauh dari nilai kemurnian akan cinta yang hakiki]😦

Bicara tentang Muhasabah, apa yang pertama kali terbersit?

Ya, Edcoustic dengan Muhasabah Cinta lah yang pertama kali terbersit dipikiran saya. Dan ketika kata MUHASABAH menggema dalam pikiran, tiba-tiba secara tidak sengaja saya melihat kiriman seorang teman yang menyatakan bahwa salah satu anggotanya, yaitu mas Deden  telah menghembuskan nafas terakhirnya – malam ini (30 April 2013). Innalillahi.
Jujur saya sempat melanglang. Sungguh, betapa kematian itu teramat sangat dekat dengan kita. 

Allah, terimalah dia di sebaik-baik tempat disisiMu. Ampunkan segala dosa dan khilafnya, jadikan sakitnya sebagai penawar dosa. Terimalah segala amal ibadahnya selama ini. Aamiin.

==

Islamedia – ” انا لله وانا اليه راجعون telah dipanggil keharibaan ilahi akh Deden edcoustic munsyid muhasabah cinta dan penulis hymne PKS” demikian tulis sekjen PKS Ustadz Taufiq Ridlo melalui account twitter nya @taufiqridlo, Senin malam (30/12).
Berdasarkan informasi dari sumber lain yang diperoleh Islamedia, akh Deden Edcoustic meninggal dunia pada senin malam pukul 20:15 dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Al-Islam Bandung Jawa Barat. Selanjutnya jenazah sementara akan dibawa dirumah duka Jl.Kupang no.2 Antapani Bandung.
Deden Edcoustic merupakan sosok yang sangat luar biasa dalam dunia nasyid. Disaat dunia nasyid Indonesia sepi, Deden Edcoustic terus eksist dan bahkan para penggemarnya sampai ke negeri jiran Malaysia. Meninggalnya akh Deden sangat menyedihkan dunia per-nasyidan Indonesia.
Semoga Allah SWT menerima segala amal Ibadahnya dan dilapangkan kuburnya serta ditempatkan di Surga. Aamiin.

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 31 Desember 2013, in Catatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: