Menggantung Mimpi

Bagaimana seharusnya kita menggantung mimpi?

Ngga gimana-gimana. Cukup gantungkan setinggi langit. Tapi jangan menggantungnya dengan senderan yang rapuh. Sebab senderan yang rapuh akan memberikan kita hasil yang juga rapuh.
Pertama, senderan rapuh akan membuat kita sulit merangkak naik, bukan tidak mungkin untuk sampai tapi sekali lagi senderan yang rapuh pasti akan menghambat perjalanan pencapaian mimpi tersebut.

Kedua, senderan yang rapuh memungkinkan kita terjatuh terperosok karena sandarannya lapuk, rapuh.

Jadi,jika sudah menggantung mimpi apasalahnya kalau sekalian saja dibuatkan senderan yang kuat agar kita bisa menapaknya dengan keyakinan yang penuh, sehingga kita tak perlu jatuh bagun hanya karena senderannya rapuh.

Mari menggantung mimpi setinggi bintang di langit, tentunya dengan senderan yang kuat. Yaitu sebuah mimpi yang tidak hanya berupa angan-angan, sebuah mimpi yang bukan hanya NATO (No Action Talk Only). Sebuah mimpi yang benar-benar kita inginkan, lalu mewujudkannya dengan tindakan – step by step.

#Selamat bermimpi…

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 22 Desember 2013, in Catatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: