Diplomatic City of ASEAN : Kepercayaan Dan Kehormatan

Source as taged

Source as taged

Menjelang Asean Community 2015, ada banyak hal yang harus disiapkan oleh masing-masing negara, selain persiapan dari segi keorganisasian itu sendiri. Yaitu persiapan sacara sistematis keorganisasian, dimana dengan persiapan seperti itu maka segala tujuan, sistem kerja dan peraturan-peraturan juga harus dirumuskan agar Asean Community tidak hanya sekedar gaung sesaat yang menggema diawal dan  kemudian hilang tanpa bekas.

Untuk itu perlu adanya lembaga tertentu yang menjadi pengawas, Organisasi ini merupakan wadah kerja sama antarparlemen ASEAN dan kabar baiknya langkah awalnya telah dilakukan dengan penandatanganan Perjanjian Kekebalan Sekretariat ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA).

Disela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-21 ASEAN di Phnom Penh, Kamboja (20/11), Menlu Marty M. Natalegawa secara resmi menyerahkan Piagam Pengesahan (Instrument of Ratification) Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan ASEAN mengenai Ketuanrumahan dan Pemberian Keistimewaan dan Kekebalan kepada Sekretariat ASEAN (Agreement between the Government of the Republic of Indonesia and ASEAN on Hosting and Granting Privileges and Immunities to the ASEAN Secretariat/Host Country Agreement) kepada Sekretaris Jenderal ASEAN

Perjanjian Host Country Agreement yang mengatur mengenai pemberian fasilitas dan keistimewaan kepada Sekretariat ASEAN ini, akan memastikan Sekretariat ASEAN dapat beroperasi sebagai nerve centre Komunitas ASEAN dan mempromosikan Jakarta sebagai Ibu Kota Diplomatik ASEAN.

Hal ini tidaklah mengherankan, mengingat sekretariat  Asean ada di Jakarta, yang perlu digaris bawahi adalah ketanggapan pemerintah Indonesia mengajukan diri sebagai ibu kota Asean.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari keberagaman di Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdidir dari mulit suku, bahasa dan agama. Indonesia mampu mempertahankan keadaan yang kondusif.  Keberadaan markas ASEAN Secretary di Jakarta merupakan suatu kepercayaan bahwa Indonesia bisa menjadi penghubung antar negara-negara anggota ASEAN atau Diplomatic City of ASEAN.

Banyak keuntungan yang bisa diperoleh oleh Indonesia dalam hal ini Jakarta dengan jadinya Jakarta sebagai ibu kota diplomatik bagi negara Asean. Jakarta akan menjadi simbol bagi negara-negara Asean seperti halnya Manhattan tempat Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa ataupun Brussels di Belgia yang menjadi ibu kota bagi Uni Eropa.

Selain status istimewa tersebut, artinya Indonesia khususnya jakarta bisa menjadikan tagline Diplomatic City of ASEAN sebagai nilai jula untuk pariwisata. Namun yang paling penting hal ini menunjukkan bahwa negara-negara tetangga mempercayai Indonesia. Apa yang lebih istimewa dari sebuah kepercayaan.

Dan hampir tidak ada dampak negatif dijadikannya Jakarta sebagai Diplomatic City of ASEAN, selain kesibukan kota yang semakin meningkat.

Untuk menghindari hal tersebut Jakarta harus segera dibenahi dari segi penataan lalulintas yang sering macet serta Infrastruktur yang lebih memadai dan hal-hal terkait lainnya mengenai kesiapan seorang tuan rumah dalam menyambut tamunya.

Dengan begitu, memasuki Asean Community 2015 Indonesia bisa melenggang sambil sedikit mengangkat dagu. Mengangkat dagu bukan berarti sombong melainkan sebuah penghargaan atas kerjakeras yang telah dilakukan pihak-pihak terkait menyangkut kesiapan Indonesia dalam memasuki era baru, dimana Indonesia diberikan kepercayaan yang sedemikian terhormatnya. Bukankah kepercayaan harus diemban dengan baik, dengan mengusahakan yang terbaik demi kelangsungan ASEAN.Juga demi menjaga nama baik dan kehormatan negara

 

 Referensi :

http://idepintar.blogspot.com

http://nasional.kompas.com

http://www.kampungtki.com

http://metro.news.viva.co.id

http://nkrinews.com

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 5 September 2013, in ASEAN. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: