Berdua Taklukkan Kopi Dunia

merah-putih-buah-bunga-kopi

Ibarat selebritas, maka kopi adalah selebiritas papan atas diantara jejeran minuman olahan terbaik yang ada di dunia, dipuja, dinikmati dan diburu. Ditambah semakin majunya peradaban manusia, maka kopi semakin tak tertandingi. Kopi kini tak pernah jauh dari kehidupan para sosialita, jadi teman sejati yang mengeratkan persahabatan dengan hangat dan aromanya yang menggoda.

Selain itu, selain rasa dan oromanya yang menggoda ternyata kopi memiliki banyak manfaat kesehatan. Ngga percaya?? Buktiin deh dengan banyak-banyak minum kopi mulai sekarang. Efeknya mungkin baru ketahuan dalam jangka panjang, dan kalau kamu ngga sabar nungguin efekny dalam waktu yang panjang itu, sebaiknya kamu segera berguru sama mbah google dan wiki😛

Semakin maju peradaban manusia maka semakin canggih pula tata kelola yang diterapkan untuk menghasilkan kopi – kopi terbaik, terbukti dengan munculnya berbagai inovasi dalam pengolahannya. Berbagai cita rasa dihadirkan untuk mendongkrak eksistensi si kopi.

Bicara tentang kopi, maka tidak lengkap jika kita tidak tahu negara mana saja yang menghasilkan kopi terbanyak sejauh ini.

Urutan pertama penghasil kopi terbanyak diduduki oleh Brazil. Tidak hanya menjadi produsen dan pengeksportir terbesar ternyata brazil juga pengkonsusmsi kopi terbesar di dunia. Tanaman kopi Brazil tumbuh di area pesisir tenggara, dari Pernambuco di utara sampai Parana di selatan. Brazil memperkerjakan lebih dari 5 juta orang untuk produksi kopi. Sehingga Brazil mampu menyuplai 30% kebutuhan kopi dunia.

Tempat ke-dua diduki negara tetangga sesama anggota Asean yaitu Vietnam. Sedangkan Indonesia harus puas berada di posisi ke-tiga.

Tidak pada tempatnya kita merasa aneh dengan kemampuan Vietnam menumbuhkan perekonomian negaranya dengan pesat. Karena mereka punya tekad yang kuat. Sebenarnya pada awal kemerdekaan Vietnam banyak belajar dari Indonesia, baik itu dibidang politik, ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam. Tapi sepertinya sang murid lebih pintar ketimbang gurunya:mrgreen:

Vietnam pernah datang ke daerah jember – Jawa Barat untuk mempelajari karekteristik kopi Indonesia.

Bayangkan, Vietnam yang notabenanya mengenal kopi dari Indonesia, sekarang kapasitas produksinya jauh lebih unggul ketimbang Indonesia. Dalam setahun, Vietnam bisa menghasilkan 3,7 ton kopi. Banyak kelemahan yang dimiliki kopi-kopi di Indonesia. Diantaranya, penyuluhan kopi untuk masyarakat Indonesia masih lemah, berbeda dengan Vietnam yang memiliki tenaga penyuluh yang tersebar di seluruh wilayahnya.
Kopi itu membutuhkan edukasi yang baik, sementara para penyuluh atau pengajar di Indonesia tidak sebanyak Vietnam. Dari sini saja sudah terlihat ketertinggalan kopi di Indonesia.

Indonesia memang unggul dari segi faktor alam, mengingat letaknya dekat dengan garis khatulistiwa. Kondisi tanah Indonesia sebagian besarnya memungkinkan kopi tumbuh dengan baik. Sementara, Vietnam hanya mengandalkan kondisi tanah di perairan Sungai Mekong.

Bantuan pupuk di Indonesia pun belum disubsidi, akibatnya banyak petani kopi di Indonesia sulit mendapatkan kopi kualitas terbaik karena pupuk berkualitas bagus harganya mahal.

Dengan tekad membara, Vietnam mengembangkan perkebunan kopi sehingga mampu menduduki posisi ke-dua sebagai produsen kopi. Padahal jika luas area pembudidayaannya dibanding Indonesia, milik Vietnam jauh lebih sedikit. Berdasarkan kwalitas Indonesia juga lebih unggul.

Oke, bukan waktunya kita mendebat pemerintah tentang mengapa dan bagaimana. Yang terpenting sekarang bagaimana caranya agar bisa sama-sama maju mengusai perdangan kopi dunia, mengambil alih dominasi Brazil.

Maka sebagai negara yang bersahabat, yang terhubung dalam satuan Asean alangkah baiknya jika kedua negara bekerjasama, yakni dengan mengkolaborasikan keunggulan serta keistimewaan yang dimiliki kopi Indonesia dan Vietnam. Moment yang pas, menyambut ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Dengan diberlakukannya AEC di tahun 2015, sudah seharusnya menjadi moment kebangkitan negara Asean dalam bidang perekonomian. Dengan bergandengan tangan seperti ini, lawan akan semakin mudah untuk diatasi.

Hal ini tidaklah mustahil. Mengingat kopi indonesia dan Vietnam memeiliki cita rasanya tersendiri. Dengan melakukan kerjasama, kita bisa saling memberikan masukan tentang hal apa saja yang perlu kita lakukan. Contohnya pemanfaatan lahan secara maksimal di sentral-sentral perkebunan kopi yang tersebar diseluruh nusantara. Melakukan penelitian bersama, untuk kemudian mengembangkan kwalitas kopi kedua negara.

Hubungan semacam ini tidak hanya menguntungkan satu pihak tapi semua pihak yang terkait didalamnya, yang pada akhirnya menaklukkan lawan secara bersama-sama jauh lebih efektif dibanding harus jalan sendiri-sendiri.

Refernesi  :

1. okefood

2. wikipedia

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 31 Agustus 2013, in ASEAN and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Indonesia mulai tertinggal dari Vietnam karena sdm-nya kurang tersentuh oleh pemerintahnya sendiri..

    Suka

  2. Benar banget mas, dan harusnya kita tidak malu meski harus belajar dari sang murid.😀

    Sukses selalu yaaa.😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: