Be My Bee #1

Menjatuh cintaimu adalah fantasi – tidak nyata.
Tapi setidak nyata bagaimanapun sebuah cerita fantasi adalah sangat menarik bagiku, sangat indah. Sebab bagiku cerita fantasi adalah wujud sebuah multi karya.

Sebagaimana rasaku untukmu, semua itu hanyalah fantasi. Khayal tingkat tinggi yang terkadang membuatku melambung tinggi namun terkadang jatuh bebas tanpa landasan – multi rasa.

Fantasi itu candu bagiku, jadi sekuat apapun aku mencoba menghindari yang namanya cerita fantasi tetap saja pada akhirnya aku akan nelangsa, seperti orang sakau lalu meronta-ronta. Sekuat apapun aku mencoba meredam dan menghindari rasa yang tak diundang ini terhadapmu, semakin aku merasa tak bisa lepas dari bayang-bayangmu.

Aku tak begitu yakin tentang rasaku padamu, tapi mereka bilang rasa ini terlarang. Pikirkanlah, apa yang bisa aku lakukan. Aku tidak mungkin bicara, maka biarlah kunikmati sensasi rasa terlarang ini sendiri, dalam diam dan dalam sepi. Hingga pada akhirnya tak ada kata selain doa tulus, semoga kau mampu menjadi imam terbaik bagi keluargamu – bahagia. Sebagaimana bahagia yang kuharap juga mengiringi masa depanku.
Biarlah, kebersamaan kita hanya dulu dan tentu dalam fantasiku.

Semoga kebahagian selalu menyertaimu, bee.
**
Sena menutup buku usang itu, buku usang yang isinya hampir penuh dengan catatan tentang bee, entah siapa dan seperti apa bee. Yang jelas, setelah mencorat-coret buku usang itu, kelegaan selalu terpancar dari sepasang mata birunya.

*to be continued

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 28 Juli 2013, in Fiksi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: