Terjatuh Itu “Nikmat”

 safety

Yang namanya jatuh mah sakit atuh, mana ada jatuh yang bikin nikmat.

Jatuh dari tangga, apalagi. Bunyi gedebuk yang lebih nyaring dari suara durian runtuh itu sesuatu banget. Mendadak muka pucat, kepala tiba-tiba keleyengan. Isi perut berbondong-bondong nunggu giliran keluar dari mulut. Huueeekk… Tiba-tiba semuanya gelap dan berputar-putar. Untungnya ngga pake pingsan. Tapi yang pasti kaki ini sakkkkiittt #tukang urut mana tukang uruuuttt😥

Dan rasanya kalau ngga masuk kerja dengan alasan kaki sakit gara-gara jatuh dari tangga itu tidak elit banget.. wkwkwk:mrgreen:

Tapi mari berpikir ala orang-orang bijak, bahwa terjatuh itu bentuk lain sebuah nikmat. Yaaa… jatuh itu sebuah nikmat yang tertunda.. #hahhaa-mulai ngaco.

Jadi, dengan kejadian jatuh itu, membuat kita lebih berhati-hati. Hati-hati ketika melangkah, memegang erat pegangan yang ada. Nikmatnya?? Kita akan terhindar dari yang namanya terjatuh.

Ini juga berlaku dengan gejolak kehidupan kita sehari-hari. Terkadang kita harus melalui yang namanya terjatuh, gagal dan diabaikan agar kelak dapat merasakan nikmatnya suatu keberhasilan.

Oke sip, selamat siang😀

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 25 Juli 2013, in Personal, Today. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. =’)
    *jleb banget ini…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: