Melawan Kantuk Demi THR

Hooaamm ngomong-ngomong, orang yang terlihat lesu dibulan puasa itu tidak hanya karena sedang menahan haus dan lapar tapi menahan kantuk juga #abaikan😀

Bicara tentang sahur pertama pastinya penuh kenangan karena disanalah letak pembelajaran dasar kita tentang puasa. Dan sahur pertama saya adalah ketika kelas 1 SD. hahhaa.. telat ngga?😛

Orang bilang belajar diwaktu kecil ibarat melukis diatas batu, dan belajar diwaktu tua ibarat melukis diatas air. Karena anak kecil biasanya memiliki tingkat keingintahuan yang besar dan ingin mencoba hal-hal baru, dan kalau percobaan hal baru ini nantinya dapat ganjaran yang lain tentu merupakan nilai plus buat mereka.

Sahur pertama saya waktu itu ketika menginjak kelas 1 SD. Karena sudah masuk sekolah jadi perlahan-lahan mulai belajar apa itu puasa.

Terbangun ditengah malam ketika sedang enak-enaknya tidur itu rasanya malaass banget, iyakan..?? iya thoo?? Hayoo ngakuuu..

Tapi demi puasa pertama jadi harus ikut sahur walaupun mata kadang timbul tenggelam supaya kuat seharian tanpa makan dan minum. Apakah kalian tahu motivasi tersembunyi yang membuat saya rela bangun dari lelapnya tidur malam itu? Yaappss😀 iming-iming uang dari nenek tersayang menjadi motivasi tersembunyi saat itu. Kan lumayan buat nambah-nambahin uang THR..

Mengajarkan anak kecil suatu hal yang baru memang susah-susah gampang, dan menurut saya pribadi menjanjikan hadiah buat mereka tidaklah masalah asal ada aturan-aturan yang jelas. Misalkan saya, walaupun saya waktu itu berniat puasa 1 hari full tapi kenyataannya saya tidak sanggup menunggu sampai bedug adzan magrib yang ditunggu malah bedug dzuhur heheh.

Dan ketika saya merasa sudah sanggup untuk berpuasa full sampai sore, bahkan ketika menjelang ashar saya tiba-tiba demam, saya tetap paksakan supaya berbuka pada waktunya.

Step by step, awalnya termotivasi karena hadiah walaupun puasanya Cuma bisa setengah-setengah, lalu meningkat menjadi full seharian. Dan pada akhirnya kita akan tahu bahwa puasa seharusnya tidak karena hadiah melainkan karena kewajiban. Selangkah demi selangkah menjadi lebih baik. Akhir kata semoga puasa kita hari ini diterima olehNya dengan baik. Semoga kita diberi kesehatan supaya puasa yang tersisa bisa kita jalani dengan lancar.


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 17 Juli 2013, in Personal. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: