The Sensation – Dikomplain Customer

Ada yang tahu bagaimana rasanya dimarahi customer??
Kalau ada yang tidak tahu, biar saya sebutkan.

Ketika dimarahi customer itu rasanya kita sedang dalam persimpangan jalan yang dikedua sisinya terhampar tebing yang curam. Kemanapun kamu melangkah kamu harus hati-hati agar tidak terjerumus.

Bla bla bla bla

Kita kessseeeel kita sebbbeeeel karena dimarahin, padahal kesalahan tidak karena dirimu secara langsung.

Misalnya, masalah deadline pengiriman.

Customer minta dikirim barang hari ini, setelah kamu konfirmasi mengenai kesiapan perusahaan tempatmu kerja – mereka bilang “Sanggup – ambil, kita bisa!”.

Setelah hari H ternyata kita tidak bisa memenuhi “JANJI” yang sudah kita ucapkan tersebut. Bermacam alasan mulai muncul kepermukaan.

Daaaaaaannnn , kamu tidak mungkin bilang

“perusahaan saya memang semprul nih pak. Saya sudah pastikan kebagian produksi dll,dsb – mereka bilang sanggup. Tau gini saya juga ngga bakal terima orderan dari bapak, lebih baik Bapak cari vendor yang lain yang bisa secara pasti memenuhi deadline dari bapak. Saya tahu bagaimana kondisinya ketika barang mau dipake dan tidak ada toleransi, kan kalu gini saya jadi ngga enak. Yasudah, saya sarankan lain kali Bapak tidak usah order ke kami”.

Jangaaaannnn, ga boleh kamu bilang gitu. Ada juga kamu harus bermanis-manis ria walau kemudian rasanya kamu pengen makan manusia-manusia diperusahaanmu yang udah sok yesss bilang “SANGGUP”.

Kamu ga bisa ngebela customer setinggi langit, nyalah-nyalahin perusahaan sendiri (walaupun sebenarnya memang salah. Ngapain coba bilang “SANGGUP” kalau ternyata ngga sanggup. Malu-maluin aja). Kalau itu kamu lakukan, tunggu 1-2 minggu, surat pemberhantianpun mendarat ditangan. Hahhaa 😈

Dalam hal ini, tidak ada celah sedikitpun untuk menyalahkan customer ya. Karena dari awal si customer sudah wanti-wanti mengenai deadline.

Sialnya yang dimarahin customerkan pasti kamuuuu, bukan rekan kerja yang lain apalagi big Bos. Pasti kamuuu yang dimarahiiiin. Mending kalau customer ngomelnya cuma sepanjang monas, lha ini sepanjang jalan kenangan. Ckck

Bagi saya, janji adalah janji. Peduli setan dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal ituuuu.

Btw, thanks god – ini hari jumat, yang artinya besok hari sabtu dan besoknya lagi hari minggu (??):mrgreen: Libuuurrrr.. Time for jungkir balik😉 wkwkwkwk

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 28 Juni 2013, in Catatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: