Peniti atau Jarum Pentul

Pagi ini cerah. Thankss god for shining the sun today. #Bener ngga ya bahasa linggisku..#:mrgreen:

Akupun memulai hari ini dengan semangat walaupun kepala agak keleyengan gara-gara begadang tadi malam.

Syalalala..
Tiba waktunya memakai jilbab. Masalahpun mulai muncul. Tidak ada jarum pentul ditempat biasa aku meletakkannya. Didalam loker kecil juga rupanya sudah tidak ada.
Nahh lhooo..,kok bisa…
Entahlah, tidak usah dibahas kemana jarum-jarum itu menghilang, atau mungkin tiba-tiba mereka punya sayap dan kaki. :O

..."Lo pake peniti ya jilbabnya. Emang ngga takut ketusuk? Hiii.. Kalau gua sih ngeri"...

Tadinya sudah pasrah, dililitin saja seadanya. Tapi alhamdulillah nemu peniti.
Masalahnya aku tidak bisa dan tidak biasa pake peniti. Alhasil rutinitas mamakai jilbabpun jadi lebih lama dari biasanya. Setelah merem-melek dan hampir ketusuk, akhirnya bisa juga. Fiiuuuhh legaaa

Kejadian peniti pagi ini langsung mengingatkanku dengan ocehan salah seorang teman. “Lo pake jarum ya jilbabnya. Emang ngga takut ketusuk? Hiii.. Kalau gua sih ngeri”.
Kujawab seadanya “biasa aja kok, ngga takut, lagian ngga mungkin ketusuk kalau kita hati-hati”.
Benar saja, selama ini aku sudah terbiasa menggunakan jarum pentul, dan ketika keadaan memaksaku menggunakan peniti, rasanya jadi lebih ribet. Kita harus pandai memasangnya supaya tidak kendur.

Kalau teman-teman sendiri lebih memilih pake jarum pentul atau peniti nih.?
Oya, gara-gara insiden peniti pagi ini aku harus rela telat berangkat kerja. #Sebenarnya sih memang sudah kesiangan:mrgreen:

====

Sumber gambar : As taged

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 19 Januari 2013, in Today. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. karna baca inii…tiba tiba jadi teringat…sandalku…yg ku kasih jarum pentul….wow…awet sampe sekarang…ahahaha^^

    aku bisa pake dua duanyaaa…duluuu sering pake jarum…tp sekarang peniti..^_^

    Suka

    • Ahahaha kakak..:mrgreen:
      Terimakasih sudah mampir kembali dan kembali..
      Sendal yang mana.? yang dipake ke jakarta kemarin bukan.?😯

      Ga biasa pake peniti, mungkin kalau udah biasa nanti juga bisa.. hahha

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: