Manmade forest of Shorea javanica in Krui West Lampung

Shorea javanica, masyarakat lokal mengenalnya sebagai Damar mata kucing, dikembangkan secara bijak dan lestari oleh masyarakat Krui Lampung Barat sejak sekitar 4 generasi yang lalu (kira-kira tahun 1870an). Penanaman Damar mata kucing ini diintercroping dengan beberapa jenis pohon lokal, antara lain Durian, duku, dan petai.

Damar mata kucing yang dipanen dengan cara penyadapan, dipakai sebagai bahan thinner. Pada saat sekarang ini, jenis pohon ini hampir punah. Manmade forest of Shorea javanica di Krui Lampung Barat ini layak dihargai dan disebut sebagai the best of manmade tropical forest di Indonesia. Beberapa forester dan silviculturist dunia telah mengunjungi dan kagum dengan kearifan lokal ini. Adakah optimisme membangun hutan seperti di Krui ini di lokasi lain? Semua terpulang kepada kita, rimbawan Indonesia!(Saifudin Ansori)

Diambil dari saifudinansori.blog

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 26 November 2011, in Lampung Sai. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: