Krui Yang Tak Berduri

Postingan ini sekedar menyingkirkan status hiatus yang sudah terlanjur disandang selama beberapa bulan ini😀

*************

Bagi orang awan yang pertama kali menginjakkan kakinya di tempat ini pasti akan tedecak kagum, karena dibalik hutan nan rimbun serta alami ini masih tersimpan sejuta keindahan yang begitu menawan. Perjalan melewati Taman Nasional Bukit Barisan Selatan adalah salah satu jalur alternatif menuju Krui, melewati pohon-pohon nan tinggi menjulang dan rimbun dihiasi embun putih yang mengelilingi pepohonan menjadi teman dalam perjalanan yang mengasikkan.

Krui adalah sebuah kota di Pesisir Pulau Sumatera Provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Lampung Barat. Dari letak Geografisnya letak Krui berada di pesisir pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia serta di belakangnya terdapat Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.  Jarak untuk mencapai Krui dari Kota Bandar Lampung ± 250 Km menempuh jalan darat, sedangkan dari Kota Liwa Ibukota Kabupaten Lampung Barat  ± 32 Km jaraknya.

Setelah sampai di Krui, disepanjang pesisir pantai kita dapat menyaksikan desiran ombak nan tinggi yang menghempas ditepian karang menjadikan sebuah pemandangan yang menarik. Ombak-ombak nan tinggi inilah yang menjadikan salah satu tujuan para wisatawan asing untuk datang ke tempat ini. Salah satu trip perjalan wisata bagi turis asing di Krui adalah mencoba menaklukkan ombak-ombak nan menjulang tinggi di tempat ini dimana dijuluki sebagai surganya para peselancar.
Tanjung Setia tepatnya sebutan bagi daerah peisir pantai ini, jikalau kita memerlukan penginapan disini banyak terdapat pondok penginapan atau cottage dengan jangkuan harga yang berbeda pula, dari yang paling murah hingga yang paling mahal harga sewa perharinya. Pondokan ini biasanya banyak di gunakan khususnya oleh para Turis asing yang mempunyai hobby berselncar jikalau musim ombak tiba, dan juga penginapan ini dapat disewakan oleh wisatawan lokal pula. Pada musim ombak tinggi, dibebarapa titik banyak larangan untuk mandi disekitar pantai itu, dikarenakan pada musim itu ombak yang tinggi serta arus yang deras dapat membahayakan para pengunjung, tetapi justru ombak yang tinggi inilah yang menjadi taget utama para peselancar.

Ada sebuah lokasi pantai tepatnya di Labuhan jukung adalah salah satu tempat rekreasi yang cukup aman bagi umum, dan juga tempat latihan pagi para peselancar pemula. Bagi mereka yang suka dengan hobi memancing, tempat ini juga merupakan tempat yang baik juga untuk memancing. Dilokasi ini pula pada sore hari kita dapat menyaksikan Sunset yang begitu indah dengan warna kuning keemasan yang menawan, hal ini menjadi sebuah kenangan yang indah dan berkesan tersenderi dalam perjalan kami.

Krui yang tak beduri, dengan letak pantai yang berhadapan dengan Samudera Hindia dengan ombak serta arus yang menggila dan membahayakan justru menjadi lokasi kunjungan wisata yang menarik bagi wisatawan manca negara dan lokal terlebih khusus bagi para peselancar.

Sumber : aci detik travel

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 21 November 2011, in Lampung Sai, Sosial Budaya. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. orang krui juga mas?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: