YANG KERING LEBIH PRAKTIS

Oleh : Florentina Lenny Kristiani


Saat perut harus diisi tapi waktu tak mendukung, yang paling pas menemani adalah lauk kering.
Lauk kering dibuat dengan maksud agar tahan lama alias sekali dibuat bisa dimakan untuk beberapa hari. Bicara soal rasa, tak kalah dengan makanan biasa, kok. Tugas Ibu di rumah pun menjadi ringan, menghemat pengeluaran pula.
Biasanya makanan kering menjadi primadona ketika bulan puasa datang dan lebaran sudah berkunjung. Nah, apa saja bahan makanan yang bisa diolah menjadi lauk kering? Simak di sini!


IKAN TERI
Tambahkan teri dengan petai yang digoreng sampai kering atau kacang tanah goreng.


TEMPE
Di pasar atau di tukang sayur banyak penjual tempe yang menyediakan aneka irisan tempe. Dari mulai yang memanjang ala korek api, kotak-kotak, dll. Memudahkan untuk dimasakan, kan? Sampai di rumah, tempe digoreng kering. Rasanya yang manis pasti disukai anak-anak.


BIHUN
Gunakan minyak banyak yang panas untuk menggoreng bihun. Angkat, tiriskan. Hancurkan sedikit, bubuhi abon siap pakai. Lalu tumis sedikit bumbu balado yang ditambah gula pasir dan cuka masak. Setelah bumbu kental baru masukkan bihun goreng dan abon, aduk sampai rata.


KENTANG
Entah itu potongan korek api atau potongan tipis-tipis bentuk segitiga. Anda bisa menggorengnya hingga kering, tambahkan teri jengki yang digoreng kering atau dengan dendeng manis. Bisa juga dengan ebi yang sudah dihaluskan dan dibumbui pedas manis.


KELAPA
Sangrai kelapa sampai kering lalu buat menjadi serundeng. Tambahkan daging suwir atau kacang tanah kupas yang sudah digoreng. Campur sampai rata, masak dengan api kecil sambil diaduk hingga kering.


Makanan kering seperti ini cocok sekali buat anak-anak kost-an, terutama yang malas masak ditambah malas keluar sekedar nyari makanan,(ckckck..saya banget😛 )

Nuraini W / NOVA

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 2 Juli 2011, in Inspirasi, Sosial Budaya. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: