Diskusi Basi

Ini sebuah diskusi yang bisa dibilang satu arah. Karena orang yang saya ajak untuk berdiskusi tidak mengetahui maksud terselubung dari kata-kata yang yang saya lontarkan. Atau lebih tepatnya ini sebuah penyelidikan yang dilakukan secara rahasia..:mrgreen:

Dan diskusi yang tidak penting ini terjadi pada 1 Nopember 2009 (Masih tersimpan dalam daftar Inbox di Fb)

========================================================

Apa terbersit dibenak mu untuk mendikte TUHAN….
Jika itu benar….

owhh..
owhhh…
itu baagooeess….(“,)

Terkadang ada satu hal yang membuat kita berharap bahwa yang kita lakukan itu benar atau beranggapan bahwa itu adalah anugerah. Dan sesuatu itu (apalagi kalau bukan sesuatu) yang berhubungan dengan cinta…
hehehe…

Cinta itu membingungkan karena sejujurnya setiap orang butuh “seseorang”. Saking membingungkan maka terbersit dibenak mu untuk mendikte tuhan dengan menghadirkan alasan dan penyangkalan halus
(he……ngaku aja dehh ^_^).

Sebagian mengatakan Pacaran itu boleh,tapi sebagian juga sangat menentang dan sebagian mengambil jalan tengah alias bingung.Bingun karena mereka tidak bisa membohongi diri sendiri.

Mau tahu bentuk kebingungan mereka ;
1. Berkata TIDAK didepan orang-orang,padahal sebenarnya dia punya seseorang.

2. Persahabatan, mereka berkilah untuk rasa yg dimilikinya. dia ngotot mengatakan bahwa ini semua adalah persahabatan. (asal kamu tahu Adabanyak maksud tersembunyi dalam sebuah persahabatan) itu fakta yang sangat dekat dengan kehidupan di sekeliling kita.
3. TTM (Teman Tapi Mesra)
4. HTS (Hubungan Tanpa Status),

Apa pun itu, kita adalah muslim yang berusaha menjalankan agama sebaik mungkin. Tapi kita juga adalah manusia yang dilimpahi-Nya akal dan Rasa.

Ketika kita terjebak dalam perasaan cinta,kita tidak sadar telah melakukan banyak “kebodohan”

contohnya :
kamu yang tadinya kuat dan tidak gampang mengeluh berubah jadi mellow.Hal sepele saja dipost didinding dijadikan status. Tiba-tiba kamu terlihat sebagai orang yang amat sangat lemah. mungkin itu untuk menarik perhatian si dia.

hahhaahh..
maaf “kamu” diatas itu Cuma pengandaian.
Faktanya memang banyak yg seperti itu.
sekali lagi cinta itu membingungkan.
Yupss… [maaf ini sekadar u/sharing saja].

Dan beginilah respons orang tersebut (Pinteerrrr)😀

Pembahasanya gak hanya seputar definisi, bentuk dan hukumnya. ada banyak variabel yang harus dikaitkan.

saya juga mengharamkan pacaran, tanpa ragu sama sekali. kalo yang disebut dengan pacaran adalah ciuman, pelukan, dan sebagainya itu. itu murni ekspresi nafsu.

Tapi kalo yang disebut dengan pacaran adalah saling mencinta, saling mengasihi apa itu bagian dari yang diharamkan.? bukankah itu ekspresi manusia karna fitrahnya.

Pun dalam menghukumi. menjalin hubungan adalah sesuatu, dan hal yang menghantarkan kepada zina adalah sesuatu yang lain. jika orang banyak menyitir “la taqrabu zina” maka hukum haramnya cukup sampai pada hal-hal yang dapat menyebabkan pada zina.

sebagaimana hukum haramnya berbohong dan berbicara salah satu penghantarnya. apakah lantas kita diharamkan untuk berbicara karna dikhawatirkan akan berbohong.

Sesedeharna yang q fahami, berbicara adalah sesuatu dan berbohong adalah sesuatu yang lain.

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 25 Mei 2011, in Sekitar Kita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: