Lili a.k.a Lily

Saat tunas bunga Lily mulai tumbuh
Ia tampak seperti rumput lainnya yang tak berharga
Di tepian tebing berbatu yang terjal
atau di kedalaman kolam air
rumput dan ikan menertawakanmu

*****

Lily tak pernah berhenti
merangkai mimpi menjadi bunga yang indah
Karena yakin musim segera berganti semi
Akan terlihat mekarnya menjadi Lily yang cantik
Memastikan ada yang melihat dan menikmati keindahanmu**

**Dari seorang Teman

Ketika aku ditanyakan perbedaan antara Lili dan Lily tanpa ragu akan ku jawab. Lili adalah aku, Nama ku. Sedangkan Lily adalah bunga. Jangan samakan aku dengan Lily, sebab kami tentu berbeda.

Bukan apa-apa. Karena justru dari perbedaan yang ku pertahankan itu maka aku ingin mengambil pelajaran yang sebesar-besarnya dari Lily. Lily yang mampu bertahan dengan keadaan terburuknya. Aku ingin seperti itu.

Lily juga kadang membuat ku bergidik. Sebab sebagian orang, atau mungkin ini sudah tradisi, melambangkan kematian dengan bunga lily. Karenanya aku ingat akan mati, mati yang bisa menghampiri ku kapan saja.

Lily yang putih

segar

Yang selalu menunjukkan ketulusan

Aku pilih lily putih

White Lily

About azzuralhi

Ketika Anda tidak percaya tentang keindahan, selama itu pula Anda tidak akan pernah menemukan keindahan.

Posted on 19 Mei 2010, in Kelana kata. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: