Lirik Ost Gie

Gie
====
Sampaikanlah pada ibuku
Aku pulang terlambat waktu
Ku akan menaklukkan malam
dengan jalan pikiranku

Sampaikanlah pada bapakku
aku mencari jalan atas semua
keresahan-keresahan ini
kegelisahan manusia

malam yang dingin...

(Chorus)
Tak pernah berhenti berjuang
Pecahkan teka teki malam
Tak pernah berhenti berjuang
Pecahkan teka teki keadilan

Berbagi waktu dengan alam
Kau akan tahu siapa dirimu
Yang sebenarnya
Hakikat manusia

(back to Chorus)

Akan aku telusuri
Jalan yang setapak ini
Semoga kutemukan jawaban
============== 

Cuplikan dari lirik lagu berjudul Gie yang ditulis Eross bercerita tentang sosok Gie, seorang aktivis angkatan ’60 yang semangat juangnya selalu menjadi sumber inspirasi. “Aku dapat inspirasi liriknya setelah baca skrip yang disodorkan oleh Mbak Mira. Tapi sebelumnya aku juga sudah kenal sosok Gie ini lewat buku-buku yang menuliskan perjalanan hidupnya,” tutur Eross.

Lagu berjudul Gie tersebut dinyanyikan oleh Okta, seniman yang sudah lama bermukim di kota Yogya. Buat Okta yang pernah berduet dengan Lea, membawakan lagu karya Eross adalah suatu kehormatan apalagi lagu yang dinyanyikan ini merupakan soundtrack dari sebuah film yang diangkat dari kisah nyata. Tak hanya di lagu Gie, Okta juga mengisi vokal pada lagu Cahaya Bulan yang juga besutan Eross.

GIE adalah film layar lebar yang diangkat dari kisah nyata Soe Hok Gie, mahasiswa yang kritis terhadap kebijaksanaan pemerintah di tahun 60-an. Tak lengkap rasanya bila menonton filmnya tanpa menikmati lagu-lagu yang ikut tersaji didalamnya. Beberapa tembang lawas di hadirkan dalam suasana segar disini. Tak asal comot, karena lagu-lagu disini merupakan lagu yang lagi ngetop pada tahun ‘60an. Sebut saja karya penting Bob Dylan Like A Rolling Stone yang di cover oleh Speaker 1st dengan menggaet vokalis sangar Andy /rif. Lalu ada tembang favorit Gie berjudul Donna Donna milik Joan Baez yang dibawakan kembali lewat tarik suara Sita RSD.

Dari dalam negeri pun turut hadir sederet tembang lagendaris yaitu Dimana Dia dibawakan oleh Tetty Kadi, Terombang Penantian oleh Titiek Puspa dan Badai Selatan oleh Agus Wisman. Melalui tangan dingin Andi Rianto ketiga lagu itu digarap menjadi bernuansa modern tanpa meninggalkan ruh aslinya.

Selain Gie ada 2 buah lagu baru. Mr. Ego besutan Speaker 1st dan Cahaya Bulan besutan Eross. Keduanya merupakan karya dari para anak muda yang mengenal sosok Gie lewat tulisan-tulisan otobiografi maupun buah pikir Gie yang telah dibukukan dan ini membuktikan bahwa semangat juang Gie masih terus lestari hingga saat ini.

Di album ini jangan lewatkan juga penampilan Nicholas Saputra membawakan sebuah puisi Gie. Dengan berlatar dentingan ballad Cahaya Bulan tanpa nyanyian, telah berhasil menerjemahkan cita-cita Gie yang tersirat lewat puisinya dalam nuansa romantisme seorang aktivis.

[Diambil dari sini]

About these ads

About azzuralhi

Just N O T H I N G

Posted on 31 Desember 2012, in All About Soe Hok Gie. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Thanks for Comments ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.611 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: