[Novel] Hafalan Shalat Delisa

Saat ini tepat jam 11malam, beberapa saat setelah salam penutup dan beberapa bait doa dalam sholat isya ku yang tertunda.
Novel itu benar-benar membuat mata ku terlihat sangat sipit,lebih sipit dari mata aslinya kyuhyun ^^

Dan sebenarnya novel ini sudah lama ku incar,bahkan sebelum aku kehilangan hp untuk pertama kalinya.
Ya… Aku masih ingat..
Kebiasaan ku dipenghujung pekan,ketika tidak ada kesibukan yang mengundang ku,akuu akan dengan senang hati mengunjungi “perpustakaan umum” didaerah matraman yang tidak seberapa jauh dari kost.
Perpustakaan umum hanyalah sebuah istilah bagi orang seperti ku. Orang yang gemar mengunjungi toko buku yang dari awal tidak ada niat untuk membeli. Hanya melihat-lihat,lalu menumpuk beberapa buku yang dianggap menarik,lalu dibawa kesudutan toko untuk dilahap satu persatu ..hahhaa
Dan salah satu buku itu adalah “Hafalan Shalat Delisa”,waktu itu hanya sempat baca sinopsisnya. Saking tertariknya dengan novel satu ini,sampai sinopsisnya ku catat dalam draft hp. Pengarangnya tentu sangat ku ingat. Tere Liye.. Ntah kenapa semenjak membaca namanya dicover novel saat itu rasanya nama tersebut tidak asing.

Dan beberapa hari yang lalu saat pulang kerja,tumpukan dimeja dekat tempat tidur kakak terlihat lebih tinggi. Dan aku yakin ada koleksi baru yang menambah tinggi tumpukan buku-buku itu.
Daaannn…
Yapsss…yakkampuunn…
Novel yang sempat ku idam-idamkan ada disini,bagaimana mungkin kakak ku tahu bahwa aku menginginkan novel ini,dari dulu dan tidak sempat ku miliki. Bahkan semenjak hp tempat ku menulis draft itu menghilang diawal tahun 2009,aq seolah lupa dengan keinginan tersebut.

Pada akhirnya tidak salah kalau beberapa tahun yang lalu aku pernah benar-benar ingin membaca novel satu ini. Ceritanya benar-benar menyentuh dan pastinya sangat membangun.
Novel ini bercerita tentang Hafalan Sholat anak 6 tahun dengan latar bencana tsunami di Aceh. Novel yang ditulis dalam kesadaran ibadah yang mengajak kita mencintai kehidupan juga kematian,serta mencintai anugerah dan musibah juga hidayah. Begitulah beberapa komentar tentang novel ini.

Part yang menurutku paling wow sejauh ini, waktu Delisa lagi hafalan shalat ke gurunya, trus tsunaminya dateng, tapi Delisa mengabaikan gempa dkk hanya demi untuk menyelesaikan hafalan shalatnya.

“Delisa mendengar suara mengerikan itu. Tetapi Delisa sedang khusyuk. Delisa ingin menyelesaikan hafalan shalatnya dengan baik. Ya Allah Delisa ingin berpikiran satu. Maka ia tidak bergeming dari berdirinya.

Ujung air menghantam tembok sekolah. Tembok itu rekah seketika. … Delisa tidak mempedulikan apa yang terjadi. Delisa ingin khusyuk. Delisa ingin satu.

‘Rab-ba-na-la-kal-ham-du …’ Tubuh Delisa terpelanting. Gelombang tsunami sempurna sudah membungkusnya. Delisa megap-megap.

Ya Allah Delisa ingin terus. Delisa ingin khusyuk di shalat pertamanya yang sempurna. Shalat yang ia hafal seluruh bacaannya.

Delisa harus terus membacanya! Delisa tidak peduli tembok yang siap menghancurkan kepalanya.” (Nindy Adhilah)

Pada akhirnya, dengan segala kandungannya, novel ini wajib dibaca oleh mereka yang sedang merenungi dan mencari makna dan arti hidup yang sebenarnya. Bahkan bagi para remaja juga dianjurkan membaca novel ini, karena akan memperkaya nilai – nilai kehidupan dalam proses pencarian jati diri mereka. Energi untuk ‘hidup’ yang dibawa oleh novel ini sangatlah besar, dan bisa membuka sudut pandang yang baru tentang kehidupan ini. Resensator pun maklum jika nantinya, air mata para pembaca jatuh menetes saat membuka lembaran – lembaran novel ini. Selamat Membaca!(Alvin Aulia Fardana)

Satu lagi, ku pikir Tere Liye itu perempuan,tapi sepertinya dia seorang cowok..
Haha…
Namanya sangat mengecoh, diakhir halaman si penulis sedikit menjelaskan tentang dirinya.
Katanya nama Tere Liye hanyalah nama pena (ntah dari bahasa apa, lali aku) dan artinya “Untuk Mu”,maknanya bisa diperluas,tapi dia mendedikasikan karya-karyanya sesuai arti namanya.
So good…^^

(23:00//29 Juni 2011)

About these ads

About azzuralhi

Just N O T H I N G

Posted on 2 Juli 2011, in Inspirasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Thanks for Comments ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.645 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: